TANGGAPAN ATAS BUKU 'COMBAT KIT' AHMED DEEDAT



Sumber:


Ahmed Deedat, Dialog Islam Kristen, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, September 1999 (Revisi)
Ahmed Deedat, Combat Kit Againts Bible Thumpers, SABA ISLAMIC MEDIA, Kuala Lumpur, Jun 2002


Catatan :

Baru-baru ini, para extremis Islam dan rekan-rekan garis-keras mereka telah melakukan kecoh dan berhuru-hara di negeri-negeri Barat, contohnya di Denmark, Norway dan negeri Skandinavia lain. Kononnya, nabi Muhammad telah dihina oleh beberapa lukisan kartun yang melucukan, dan demi itu dunia barat harus 'dihukumi'. Bagi ramai orang lain yang berminda lebih terbuka, terdapat penghinaan yang jauh lebih serius dan ketara dalam tulisan-tulisan dan karya para polemis Islam seperti Ahmed Deedat dan konco-konconya. Contoh karyanya seperti 'Combat Kit', yang di alihbahasa sebagai 'Kit Kombat' merupakan penghinaan dan aniaya ke atas umat Kristen yang cukup jelas. Dalam Rencana ini, kami telah menanggapi karya polemis itu, dan para pembaca disaran supaya berfikir lebih mendalam lagi sebelum 'menelan dakyah kosong' lagi tidak beralasan si Deedat itu.

Beberapa topik dalam Combat Kit asli terbitan Pustaka Al-Kautsar telah dikeluar daripada terbitan SABA ISLAMIC MEDIA. Pengurangan ini dapat difahami dengan jelas karena topik tersebut sudah terlalu jauh menyimpang dan tidak dapat dipertahankan lagi kedudukannya sehingga penerbit SABA ISLAMIC MEDIA terpaksa membuat keputusan untuk tidak memasukkannya ke dalam terbitan mereka. Kami telah membubuh tanda (*) bagi memudahkan para pembaca untuk menilainya sendiri. Kami percaya kesimpulan yang akan dibuat nanti akan sama dengan kesimpulan kami.

Satu hal lagi, semua terjemahan Combat Kit diambil sepenuhnya dari terbitan Pustaka Al-Kautsar. Namun ada sedikit pembetulan ejaan dan juga terjemahan supaya Combat Kit dalam bahasa Indonesia itu selari dengan Combat Kit dalam bahasa aslinya yaitu bahasa Inggeris.

Akhir sekali, diharapkan buku ini dapat memberikan manfaat kepada para pencari kebenaran yang betul-betul ikhlas. Manakala bagi orang-orang Kristen pula, semoga imanmu tetap kuat dan terus bersaksi serta mampu memberikan pertanggungjawaban terhadap pengharapan yang ada padamu.

1 Petrus 3:15-16
Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu.


Dengan ini, kami mempersembahkan Makalah ini dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Sayidina Rabboni Isa Al-Masih, Kalimatullah dan Junjungan Agung yang sejati, yang Pertama dan yang Terakhir, Yang telah Wafat bagi kami semua dan Yang telah Bangkit kembali, Yang Telah Nuzul [Turun] dari Syurga dan sudah kembali ke sana; semoga kemuliaan-Mu terpancar ke dalam hati setiap manusia dan pembaca. Amin.

 

 

COMBAT KIT :

01. AIDS dan HOMOSEKSUAL:

Kitab suci Injil memberitahukan penyebab penyakit ini:

"Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.
Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, .... Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada ke-inginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka (dalam sodomi dan lesbianisme). Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan (laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan), sebab istri-istri mere-ka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tidak wajar. Demikian juga dengan suami-suami, meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan istri mereka dan me-nyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, .... " (Injil - Roma 1: 22-27).


JAWAB :

Kutipan konteks yang lengkap adalah seperti berikut :

Roma 1: 21-27
1:21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.
1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh.
1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.
1:24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.
1:25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.
1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.


Kitab Roma ditulis oleh Rasul Paulus. Paulus menulis surat ini untuk mempersiapkan jalan bagi pelayanannya di Roma serta rencana pelayanan ke Sepanyol. Tema Surat Roma diketengahkan dalam Rom 1:16-17, yaitu bahwa di dalam Tuhan Yesus dinyatakan kebenaran Allah sebagai jawaban terhadap murka-Nya kepada dosa.

Roma 1: 16-17
1:16. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."


Seterusnya kita baca,

Roma 1: 28-32
1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:
1:29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,
1:31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.
1:32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.

Jadi dengan mudah kita dapat lihat semua gejala-gejala tersebut adalah akibat daripada murka Allah atas kefasikan dan kelaliman manusia. Jadi apa sebenarnya yang ingin dipersoalkan oleh Ahmed Deedat?

PENTING :

Ahmed Deedat amat gemar menghilangkan ayat-ayat dengan tanda tiga titik berturutan seperti “…”. Oleh itu, para pembaca diminta untuk memberikan secukup perhatian dalam hal ini. Perkara ini dapat membuktikan sejauh mana kejujuran Ahmed Deedat dalam mencari kebenaran.

Seterusnya, semua perkataan dalam kurungan tiada terdapat dalam bahasa asli Alkitab. Ia merupakan tambahan daripada Ahmed Deedat sendiri. Hal ini juga harus diberi perhatian yang penting karena dengan cara inilah Ahmed Deedat cuba memesongkan kebenaran Alkitab.

Satu hal lagi, Ahmed Deedat yang dikenali sebagai “Muslim Scholar of the Christian Bible” di kalangan peminatnya tidak berupaya membedakan antara kitab Injil dengan buku-buku lain dalam Alkitab! Ini jelas menunjukkan bahwa julukan atau gelaran itu merupakan perlantikan sendiri. Untuk pengetahuan para pembaca, hanya ada 4 buah kitab sahaja yang disebut Injil dalam Alkitab yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes.

 

 

COMBAT KIT :

02. ARAB dan ARABIA:

Di dalam Injil.

(a) "Beban bagi Arab .... " (Injil - Yesaya 21: 13)
Beban: berarti tanggung jawab Arab Muslim, dan tentu saja semua umat Islam saat ini sekarang, untuk menyebarkan agama Islam.
Yesaya menyebutkan ini setelah melihat bayangan sebuah pasukan keledai dan pasukan unta (Yesaya 21: 7). Pasukan keledai ternyata adalah Yesus Alaihis-Salam yang memasuki Yerusalem dengan mengendarai dua keledai (Matius 21: 7). Lalu siapa "pasukan unta"? Tidak lain adalah Muhammad yang datang sekitar enam ratus tahun sesudah kedatangan Yesus Kristus. Jika kesimpulan ini tidak dapat diterima, maka berarti kenabian masih belum terpenuhi.


JAWAB :

Memandangkan Ahmed Deedat amat gemar mengutip ayat sepotong-sepotong dan tidak lengkap, adalah lebih baik sekiranya kita kutip ayat tersebut secara lengkap untuk memperolehi konteks keseluruhannya.

Yesaya 21:13-17
21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!
21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!
21:15 Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan.
21:16 Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis.
21:17 Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya."


Latar Belakang Yesaya 21

Yesaya 21 : 1 – 17 berbicara topik yang sama yaitu penyerangan Sargon II raja Asyiria ke wilayah Babilon dan berlanjut ke wilayah sekitar Mesir ditahun 720 - 715 SM. Suku-suku paling selatan yaitu Dedan dan Tema harus menolong kerabat mereka yaitu suku Kedar yang tinggal disekitar Sinai dari serbuan Sargon karena dilalui oleh jalur pasukan Sargon II saat akan ke Mesir.

Manakala Yesaya 21: 7 pula tidak ada sangkut pautnya dengan Yesus atau Muhammad. Itu adalah nubuat tentang jatuhnya Babilon yang dapat kita pelajari dari ayat 9, dan ia menceritakan tentang peninjau menyampaikan berita mengenai tertawannya kota dan hancurnya berhala-berhala. Satu hal lagi yang penting adalah nubuat Yesus mengendarai keledai bukan diambil dari ayat ini tetapi dari kitab Zakharia 9:9, “Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.

Sekiranya kita melihat konteks Yesaya 21:13-17, jelas sekali ia merujuk kepada penghukuman ke atas Arab pada waktu itu. Ini dipenuhi apabila Asyiria dan Babilon menyerang Arab sewaktu berada dalam kekuasaan mereka. Dan lagi, pemenuhan nubuat ini terjadi lama sebelum Muhammad.

 

 

COMBAT KIT :

(b) ". . desa-desa yang didiami Kedar" (Injil-Yesaya 42: 11).
"Arab dan semua pemuka Kedar.... " (Injil - Yehezkiel 27: 21)
Ensiklopedi Injil standar Internasional mengutip yang berikut ini dari A. S. Fulton:
" ... Dari rumpun Ismail, Kedar adalah yang paling penting, dan oleh karena itu pada masa berikutnya nama tersebut diaplikasikan untuk semua suku-suku liar padang pasir. Melalui Kedar (Arab Kedar) geneolog Muslim menelusuri nenek moyang Muhammad dari Ismail."


JAWAB :

Apakah nabi Muhammad adalah keturunan Kedar – keturunan Ismail?

Kita lihat dulu silsilah pengasas agama Islam ini yang diambil dari :

http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad02.html (sebelah kiri)
http://www.ahle-sunnat.org.uk/PLINAGE3.html (sebelah kanan)

Kedua sumber sama untuk nama di bawah Adnan, namun berbeda untuk nama diatas Adnan, berikut Nabit dan Kedar.

00 IBRAHIM ...vs 00 Prophet Ibrahim (Alaihi Salaam)
01 Isma'eel …..vs 01 Prophet Ismail (Alaihi Salaam
02 NABIT ….....vs 02. QAIDAR (KEDAR)
03 Yashjub …...vs 03. Nabt
04 Tayrah …....vs 04. Al YAsa
05 Nahur ……...vs ??????
06 Muqawwam vs 05. Al Muqawwam
?????????.........vs 06 Yaqdud
?????????.........vs 07 Zayd
07 Udad …….....vs 08. Adad
08 'ADNAN ......vs 09 Adnan
09 Mu'ad
10 Nizar
11 MUDAR
12 Ilyas
13 Mudrika
14 Khuzayma
15 Kinana
16 AL NADR (AL QURAYSH)
17 Malik
18 Fihr
19 Ghalib
20 Lu'ayy
21 Ka'ab
22 Murra
23 Kilab
24 Qussayy (Real name: Zayd)
25 'Abdu Manaf (Real name: Al Mughira)
26 Hashim (Real name: 'Amr) as Banu Hashim
27 'Abdu Al Mutallib (Real name: Shaiba)
28 'Abdullah
29 MUHAMMAD nabi pengasas Islam

Nama yang perlu mendapat perhatian adalah Nabit, Kedar, Adnan, Mudhar dan Quraish.

Beberapa poin penting sehubungan dengan silsilah nabi adalah :

PERTAMA :
Setidaknya ada 2 pendapat tentang asal usul nabi Muhammad, yaitu melalui Nabit dan melalui Kedar. Nabit adalah anak pertama Ismail, sedang Kedar adalah anak ke-2 Ismail.

Kej 25 : 13 : … Nebayot anak sulung Ismail, selanjutnya Kedar …

1. Dikutip dari Sirat Ibnu Ishaq
(Kitab Sejarah Nabi Tertua), buku 1,
Muhammadiyah University Press, 2002, halaman 4 :
Muhammad adalah anak dari Abdullah, bin Abdul Muttalib, bin Hashim …… bin Mudhar … bin Adnan ... bin Yashjub, bin Nabit, bin Ismail, bin Ibrahim.

Nabi Muhammad adalah keturunan Nabit anak pertama Ismail.

Siapa Ibn Ishaq?
Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibn Ishaq Ibn Yasar. Lahir di Medinah 704 M, meninggal di Baghdad 767 M. Mengumpulkan kisah-kisah tentang kehidupan nabi Muhammad dengan sumber berasal dari ayah dan ke-2 pamannya. Buku biografi tentang nabi yang direview kembali oleh Ibn Hisham adalah sumber tertua tentang sejarah hidup nabi .

2. Dikutip dari Sejarah Hidup Muhammad,
Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfury
Robbani Press, 2002, halaman 46 – 47 :
Kedua, bagian yang mereka perselisihkan, antara setuju dan tidak, yaitu diatas Adnan sampai Ibrahim. ………..
Bagian kedua, yaitu diatas Adnan. Adnan adalah bin Ad bin Humaisi ….. bin Iram bin Qidar bin Ismail bin Ibrahim


Nabi Muhammad adalah keturunan Kedar anak kedua Ismail.

Jadi sejarah tertua mengkaitkan nabi Islam Muhammad dengan Nabit (anak pertama), sementara tulisan yang belakangan mengkaitkan nabi Muhammad dengan Qaidar (Kedar – anak kedua Ismail).

Kenapa terjadi perubahan?
Kemungkinannya karena pakar-pakar Islam awal cenderung mengkaitkan dengan anak sulung yaitu Nabit yang secara tradisi umumnya menjadi anak yang mendapat hak kesulungan.

Sementara pakar Islam modern setelah lebih mengetahui Alkitab ternyata mendapati :

• Nabit sama sekali tidak memegang peranan dan hampir tidak disebutkan namanya. Bahkan malah dihubungkan dengan domba-domba yang akan akan dikurbankan orang Israel.

Yesaya 60 : 7 : Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.

Tentu saja ayat ini tidak mengenakkan bagi pakar-pakar muslim sehingga pandangan bahwa nabi Islam ini keturunan Nabit tidak lagi perlu dipertahankan.

• Nama Kedar disebutkan dalam konotasi “kegembiraan” :

Yesaya 42 : 11 : "..demikian pun segala dusun yang diduduki ORANG KEDAR, baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu ……".

Kalimat dalam Yes 42 kemudian dipergunakan untuk menjustifikasi bahwa nabi Muhammad telah diramalkan dalam Alkitab melalui Kedar, sementara bukit batu berarti wilayah Mekah yang berbukit-bukit.

Itu sebabnya silsilah harus diganti dari Nabit menjadi Kedar.

Ironisnya, Kedar justru dikonotasikan sebagai musuh Israel.

Mazmur 120 : 5 – 7 :
Ayat 5 : CELAKALAH aku karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam diantara kemah-kemah KEDAR.
Ayat 6 : Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang MEMBENCI PERDAMAIAN.
Ayat 7 : Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka MEREKA MENGHENDAKI PERANG.


Jadi Kedar muncul dalam konteks CELAKA, PEPERANGAN dan KETIDAKDAMAIAN.

Jika muslim berkeras bahwa Kedar menubuatkan nabi (bangsa Arab), maka NUBUAT ALKITAB INI TERPENUHI dengan PEPERANGAN-PEPERANGAN yang dilancarkan oleh nabi dan muslim selanjutnya.

Jika ayat ini menjadi tidak mengenakkan muslim, MUNGKIN di kemudian hari akan ada perubahan lagi bahwa nabi keturunan dari Tema, anak ke-9 Ismail.

Kej 25 : 13 : …… Hadad, TEMA, Yetur, ………

Perubahan dimungkinkan karena adanya sebuah oase di gurun Nefud di Arab Tengah yang bernama TEIMA. Jadi nabi bisa dikaitkan dengan TEMA – dengan Ismail.

KEDUA :
Sebetulnya garis keturunan nabi Muhammad diatas Adnan tidak dapat ditentukan lagi.

Perhatikan kutipan-kutipan berikut :
1. The Life of the Prophet Muhammad
AL- SIRA AL- NABAWIYYA by IBN KATHIR , volume 1
Translated by Professor Trevor le Gassick
Paper Back Reviewed by Dr A Fareed / Dr.M Fareed
Garnet Publishing – UK, halaman 50 - 52

Siapa Imam Ibn Kathir?
Namanya Abul Fida Ismail ibn Abi Hafs Shihabuddin Omar ibn Kathir ibn Daw ibn Kathir. Lahir di Busra (Syria) tahun 1302 M, meninggal 1373 M. Mengarang kitab tafsir yang diakui oleh muslim sebagai satu yang terbaik.

Berikut kutipannya :

1. Dilaporkan bahwa ibn Abbas berkata, “Antara Adnan dan Ismail ada 30 generasi yang TIDAK DIKETAHUI

2. Umar ibn Khatab menyatakan, “Kami mengetahui daftar nenek moyang hanya SAMPAI KEPADA ADNAN

3. Abu al-Aswad menyatakan bahwa dia mendengar Abu Bakar Sulayman ibn Abu Khaytam, salah satu orang yang paling terkemuka dalam sejarah suku Quraysh berkata, “Kami tidak pernah mengatahui ada orang yang mengetahui garis keturunan SEBELUM ADNAN, DALAM BENTUK APAPUN.”

4. Sementara menurut Malik - Allah mengasihinya - Malik menunjukkan ketidaksetujuannya ketika seseorang menyatakan silsilah nenek moyangnya hingga ke Adam dan berkata, “Kapan informasi itu sampai kepadanya?” Ketika Malik ditanya silsilah hingga Ismail, dia menunjukkan ketidaksetujuannya, dan bertanya, “SIAPA YANG DAPAT MEMBERIKAN INFORMASI SILSILAH ITU?”

5. Ibn abbas dilaporkan ketika memeriksa silsilah nenek moyang hingga Adnan, berkata, “Ahli silsilah telah BERBOHONG


Jadi ada kebohongan untuk mengkaitkan nabi Muhammad dengan Ismail dan Abraham dalam khazanah sejarah Islam.

Pada akhirnya Ibn Kathir hanya dapat meyakini nabi Muhammad keturunan Kedar – Ismail hanya atas dasar IMAN.

2. Ibn Sa'ad's Kitab Al-Tabaqat Al-Kabir Volume I
Terjemahan oleh S. Moinul Haq, M.A., PH.D dibantu oleh H.K. Ghazanfar M.A.
Halaman 50 – 53 :

Siapa Muhammad Ibn Sa’d ?
Lahir di Basrah 783 M dan meninggal tahun 845 M. Belajar agama dari Muhammad ibn Umar al-Waqidi. Dalam pencariannya terhadap ilmu, Ibn Sa’d belajar hingga ke Kufa dan Madina. Otoritasnya diakui oleh ulama belakangan yaitu : Ibn Hajar, adh-Dhahabi, al-Khatib al-Baghdadi dan Ibn Khallikan.

Berikut kutipannya :

1. ….. menurut Urwah : Kami tidak menemukan seorangpun yang dapat mengetahui silsilah DIATAS MA‘ADD IBN ‘ADNAN.

2. …. Aku mendengar Abu Bakar Ibn Sulayman Ibn Abu Hathamah berkata …… Kami tidak menemukan dengan pasti pengetahuan dari ilmuwan ataupun dari sajak-sajak kuno tentang silsilah DIATAS MA‘ADD IBN ‘ADNAN


Jelas bahwa silsilah nabi hanya diketahui sampai Adnan saja. Jadi sebetulnya TIDAK ADA YANG TAHU garis keturunan sebelum Adnan.

Kalau memang tidak ada yang tahu, bagaimana bisa mengkaitkan nabi dengan Adnan dan dengan Ismail?

KETIGA :
Bahkan silsilah nabi dari MUDHAR juga baru muncul BELAKANGAN. Dan lagi-lagi muncullah Jibril yang menyelamatkan (mirip saat ingin menikahi Zainab) dengan memberitahu garis keturunan nabi Muhammad melalui Mudhar.

Ibn Sa'd, Kitab al-Tabaqat al-Kabir, Volume I,
Terjemahan oleh S. Moinul Haq, M.A., PH.D dibantu oleh H.K. Ghazanfar M.A.
halaman 4 :
Ma'n Ibn 'Isa al-Ashja'i al-Qazzaz (pedagang sutera) menginformasikan : dia berkata : Muawiyah Ibn Salih menginfrmasikan menurut Yahya Ibn Jabir yang telah melihat beberapa sahabat Rasulullah dan berkata : Bani Fuhayrah mendatangi Rasulullah dan berkata kepadanya : “Rasulullah adalah dari golongan kami”. Rasulullah menjawab : “Sunguh, JIBRIL TELAH MEMBERITAHUKAN KEPADAKU BAHWA AKU TERMASUK KETURUNAN MUDHAR.

Ini mengindikasikan bahwa :

1. Bani Fuhayrah tidak mengetahui bahwa nabi Muhammad adalah dari keturunan Mudhar

2. Garis keturunan nabi Muhammad hanya diketahui setelah menerima wahyu dari Jibril.

Konsekuensi lebih lanjut adalah garis keturunan bani Quraish dari Mudhar, dari Adnan dan dari Ismail tidak diketahui sebelum munculnya nabi Muhammad karena kalau pengetahuan ini sudah ada kan tidak perlu Jibril mewahyukan sesuatu yang sudah diketahui ramai orang.

Atau dengan kata lain garis keturunan itu DIKARANG kemudian.

KEEMPAT :
Pandangan bahwa Ismael adalah bapa bangsa Arab sebenarnya baru muncul pada awal berkembangnya Islam. Pada jaman pra Islam, tidak ada yang berpendapat bahwa Ismail adalah bapa bangsa Arab.

Beberapa pakar Islam mengakui hal tersebut :

1) Dr. Taha Hussein, seorang profesor dari Mesir, pendapatnya dikutip dalam buku “Mizan al Islam karya Anwar Jundi”, halaman 170 :
“Dalam kasus cerita Abraham dan Ismail membangun Kabah cukup jelas, cerita ini MUNCUL BELAKANGAN disaat Islam mulai berkembang. Islam mengeploitasi kisah ini untuk kepentingan agama”

Siapa DR. Taha Husayn?
Dikutip dari :
Encyclopaedia Britannica edisi 2003
Sub Topik : Taha Hussein

Terjemahan bebas :
Lahir Nov. 14, 1889, Maghaghah, Mesir
Meninggal Oct. 28, 1973, Kairo

Figur yang menonjol dalam khasanah Mesir modern …..Ditahun 1902 dia belajar di Al-Azhar, Kairo …… Ditahun 1908 dia masuk Universitas Kairo dan di tahun 1914 menjadi orang pertama yang meraih gelar doktor …… Taha menjadi professor Kebudayaan Arab di Universitas Kairo, karirnya dipenuhi dengan gejolak karena pandangan-pandangan kritisnya yang sering membuat marah kaum Islam ortodoks. ….Tahun 1926 dia menerbitkan buku On Pre-Islamic Poetry, dalam buku ini dia menyimpulkan beberapa syair-syair yang dinyatakan pra Islam sebetulnya adalah pemalsuan oleh muslim kemudian karena beberapa alasan, salah satunya adalah untuk memberikan otoritas kepada Al-Qur’an. Karena buku ini, dia dinyatakan kafir. ….. Taha kemudian menjabat sebagai Menteri Pendidikan ditahun 1950 – 1952 …..

2) W Aliyudin Shareef, dalam buku “In Response to Robert Morey’s Islamic Invasion”, halaman 3 – 4 :
“Pada masa sebelum Islam, Ismail TIDAK PERNAH DISEBUTKAN sebagai Bapa Bangsa Arab”

Jadi jelas bahwa :
TIDAK ADA BUKTI BAHWA NABI MUHAMMAD ADALAH KETURUNAN KEDAR/NABIT - ISMAIL - IBRAHIM.

 

 

 

COMBAT KIT :

(c) ".... Dia (Muhammad ) tampak bersinar dari pegunungan Paran (di Arab) dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus (mengacu pada saat penaklukan Makkah oleh Muhammad)." (Injil - Ulangan 33: 2).

JAWAB :

Perlu diingat bahwa semua tulisan dalam kurungan adalah imaginasi Ahmed Deedat sendiri dan tiada dalam Alkitab. Tambahan-tambahan ini merupakan satu usaha yang amat licik dan keji. Dia bukan sahaja berbohong tetapi juga berjaya memerangkap umat Islam dalam kebohongannya itu. Kutipan yang lengkap adalah,

Ulangan 33:2
33:1. Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.
33:2 Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.


Paran ada di Semenanjung Sinai dan jelas tidak mungkin Mekah dengan memperhatikan kutipan berikut.

PERTAMA

Kej 21 : 21
Maka tinggallah ia di padang gurun Paran dan ibunya mengambil seorang istri baginya dari tanah Mesir.


Jika Ismail tinggal di Mekah, apa perlunya Hagar sang ibu harus pergi jauh-jauh ke Mesir untuk mencari istri bagi Ismail?
Bayangkan perjalanan yang harus diambil dengan melalui jalur laut :

• Dari Mekah ke Jedah jarak sekitar 90 km
• Dari Jedah harus naik kapal menyeberang Laut Merah yang lebarnya sekitar 200 km, mendarat di sekitar Port Sudan
• Dari Port Sudan ke kota kuno Mesir, misalkan ke Thebe jaraknya sekitar 600 km

Perjalanan Hagar diatas bisa memakan waktu berbulan-bulan hanya untuk sekadar mendapatkan menantu. Tidak masuk akal.
Sebaliknya jika Paran ada di timur jazirah Sinai maka penuturan Alkitab sangat masuk akal.

KEDUA

Bilangan 13 : 1 - 3
‘Tuhan berfirman kepada Musa, “Suruhlah beberapa orang mengintai tanah Kanaan yang akan Kuberikan kepada orang Israel …… Lalu Musa menyuruh mereka dari padang gurun Paran, sesuai dengan titah Tuhan’


Apakah nabi Musa menyuruh mengintai Kanaan dari Mekah yang jauhnya sekitar 1400 km dari Kanaan. Tidak masuk akal. Apakah ada ayatnya di Qur’an yang menyebutkan nabi Musa dan umat Israel pergi ke Mekah? Sebaliknya jika Paran ada di timur jazirah Sinai maka penuturan Alkitab sangat masuk akal.

KETIGA

1 Samuel 25 : 1
Dan matilah Samuel ; seluruh Israel berkumpul meratapi dia dan menguburkan dia dirumahnya di Rama. Dan Daud berkemas, lalu pergi ke padang gurun Paran.


Apa perlunya raja Daud pergi ke Mekah yang jauhnya sekitar 1400 km dari Rama? Tidak masuk akal. Apakah ada ayatnya di Qur’an yang menyebutkan nabi Daud pergi ke Mekah? Sebaliknya jika Paran ada di timur jazirah Sinai maka penuturan Alkitab sangat masuk akal.

Jadi kutipan 3 ayat diatas, bisa disimpulkan bahwa PARAN TIDAK MUNGKIN MEKAH KARENA JARAKNYA TERLALU JAUH.

Sudah sedia maklum bahwa ketika menakluki Mekah, Muhammad bersama-sama dengan sepuluh ribu pengikutnya. Tetapi dalam ayat di atas dikatakan bahwa “Ia” harus datang dari tengah-tengah PULUHAN ribu orang kudus. Oleh itu, paling sedikit jumlah pengikut adalah dua puluh ribu orang. Nampaknya Muhammad terkeluar dari maksud ayat ini karena kekurangan sepuluh ribu orang kudus lagi. Sekiranya “Ia” merujuk kepada Allah, penuturan Alkitab sangat masuk akal.

 

 

 

COMBAT KIT :

(d) "... dan Aku (Tuhan) akan membangkitkan kecemburuan mereka (bangsa Yahudi) dengan yang bukan umat (bangsa Arab) dan akan menyakiti hati mereka (bangsa Yahudi) dengan bangsa yang bebal," (bangsa Arab sebelum Islam). (Injil - Ulangan 32: 21)

JAWAB :

Ayat yang lengkap,

Ulangan 32: 21
Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah, mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati mereka dengan bangsa yang bebal.


Orang-orang yang bukan umat adalah merujuk kepada orang-orang non-Yahudi (gentiles) ataupun bangsa asing. Bangsa yang bebal pula adalah bangsa yang tidak mempunyai hukum Taurat yang juga adalah bangsa asing selain bangsa Yahudi. Dalam sejarah Israel, umat Yahudi banyak sekali ditakluki oleh bangsa-bangsa asing. Oleh itu, tidak ada justifikasi yang tepat untuk menyatakan bahwa nubuat itu adalah HANYA untuk bangsa Arab. Semua bangsa asing yang pernah menakluki Israel amat sesuai dengan nubuat ini.

 

 

 

COMBAT KIT :

03. IBRAHIM:

Dia mengawini saudara perempuannya sendiri (Sarah) (?)

(a) "Mengapa engkau (Ibrahim) mengatakan: dia (Sarah) adalah adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi istriku? Sekarang, inilah istrimu (Sarah), ambillah dan pergilah." (Injil - Kejadian 12: 19).

(b) "Lagipula ia (Sarah) benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi ia kemudian menjadi istriku." (Injil - Kejadian 20: 12).

Hajar istri Ibrahim! "... dan (dia, Sarah) memberikan-nya (Hajar) kepada suaminya, untuk menjadi istrinya." (Injil - Kejadian 16: 3).


JAWAB :


Sarah adalah adik tiri Abraham, ayah sama tetapi berlainan ibu (Kej 20:12). Walau bagaimanapun, hal ini nampaknya tidak menjadi masalah pada waktu itu. Allah sendiri memanggil Sarah sebagai isteri Abraham yang sah.

Kejadian 17:15-16
15 Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: "Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara, itulah namanya.
16 Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya."


Namun pada zaman Musa, hal ini sudah tidak diizinkan lagi.

Imamat 20:17
Bila seorang laki-laki mengambil saudaranya perempuan, anak ayahnya atau anak ibunya, dan mereka bersetubuh, maka itu suatu perbuatan sumbang, dan mereka harus dilenyapkan di depan orang-orang sebangsanya; orang itu telah menyingkapkan aurat saudaranya perempuan, maka ia harus menanggung kesalahannya sendiri.


Berhubung dengan Hajar, Allah tidak pernah mengangkatnya menjadi isteri Abraham melainkan itu merupakan usaha Sara sendiri.

Kejadian 16:3
Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, --yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan--,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.


Beberapa ayat lain yang harus ditelaah adalah seperti berikut:

Kejadian 21:12
"Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: 'Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.'"


Perhatikan ayat di atas di mana Allah memanggil Hajar sebagai budak dan bukan isteri Abraham. Ungkapan "yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak", dapat dibandingkan dengan penjelasan berikut ini:

Roma 9:7-8
"dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: 'Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.' Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar."

 

 

 

COMBAT KIT :

Kenabian yang tidak Terpenuhi:

(a) "Kepadamu (Ibrahim) dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kau diami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan (Palestina) akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka." (Injil-Kejadian 17: 8, juga Kejadian 13:15 dan Keluaran 32: 13).

Kasihan Ibrahim Alaihis-salam, dia tidak menerima sepetak tanah pun secara cuma-cuma!

(b) "Dan Allah tidak memberikan milik pusaka kepadanya (Ibrahim), bahkan setapak tanah pun tidak, tetapi Ia (Tuhan) berjanji akan memberikan tanah itu kepadanya menjadi kepunyaannya ...." (Injil - Kisah Para Rasul 7: 5).


JAWAB :

Kejadian 17:8, "Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka."

Kisah Para Rasul 7:5, "dan di situ Allah tidak memberikan milik pusaka kepadanya, bahkan setapak tanahpun tidak, tetapi Ia berjanji akan memberikan tanah itu kepadanya menjadi kepunyaannya dan kepunyaan keturunannya, walaupun pada waktu itu ia tidak mempunyai anak."
kai ouk edwken autw klhronomian en auth oude bhma podoV kai ephggeilato autw dounai eiV katascesin authn kai tw spermati autou met auton ouk ontoV autw teknou
kai ouk edôken autô klêronomian en autê oude bêma podos kai epêggeilato autô dounai eis kataskhesin autên kai tô spermati autou met auton ouk ontos autô teknou


Ada perbedaan antara harta pusaka (Yunani klhronomia-klêronomia, pusaka, warisan) dengan milik (katascesiV-kataskhesis). Tanah Kanaan bukanlah klhronomia-klêronomia bagi Abraham, tanah yang menjadi pusakanya adalah ladang Efron yang terletak di Makhpela (Kejadian 23:17). Tanah ini diperoleh dengan pembelian dan bukan merupakan pemberian langsung dari Allah. Tanah Kanaan bukan merupakan klhronomia-klêronomia melainkan katascesiV-kataskhesis. Dalam Alkitab kata klhronomia-klêronomia diterapkan kepada milik-kepunyaan terhadap sesuatu bukan karena jasa dalam bekerja melainkan karena pembelian, perolehan dalam perang, ataupun karena pembagian.

Milik, Yunani katascesiV-kataskhesis berasal dari kata kerja katacw-katekho, berpegang teguh, menahan (seseorang, supaya tinggal lebih lama)", jadi katascesiV-kataskhesis cenderung bermakna spiritual ketimbang material.

2 Korintus 6:10, "sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik (mhden-econteV, mêden ekhontes), sekalipun kami memiliki segala sesuatu (panta kateconteV, panta katekhontes)."

Allah memang berjanji memberikan tanah itu kepadanya (Abram, sebelum bernama Abraham) dalam arti milik (katascesiV-kataskhesis) kepada keturunan Abram karena milik keturunannya berarti miliknya. Ini adalah ungkapan yang biasa dalam bahasa Ibrani.

Kejadian 12:7, "Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: 'Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.' Maka didirikannya di situ mezbah bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya."

Pusaka yang sesungguhnya, yang sudah diungkapkan secara lebih spiritual dalam Perjanjian Lama, bukannya tanah Kanaan, melainkan berkat ilahi, kota surgawi, tanah terjanji yang sesungguhnya, Kerajaan Allah, yaitu hidup kekal yang diberikan sebagai jaminan harapan; akhirnya Allah sendiri.

Ulangan 10:9, "Sebab itu suku Lewi tidak mempunyai bagian milik pusaka bersama-sama dengan saudara-saudaranya; Tuhanlah milik pusakanya, seperti yang difirmankan kepadanya oleh TUHAN, Allahmu."


Mazmur 16:5, "Ya TUHAN, Engkaulah bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku."

Mazmur 73:26, "Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya."

 

 

COMBAT KIT :

04. KEMUSTAHILAN di dalam kitab Tuhan (?) Injil:

a. KITAB BILANGAN: Seekor keledai berbicara.

22:27 Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu dengan Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu dipukulnyalah keledai itu dengan tongkat.
22:28 Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga ia berkata kepada Bileam: "Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau memukul aku tiga kali?"
22:29 Jawab Bileam kepada keledai itu: "Karena engkau mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku, tentulah engkau kubunuh sekarang."



JAWAB :

Malaikat Tuhan membuat keledai itu berbicara. Bileam yang salah itu ditegur, melalui keledainya. Keledai tidak bisa maju tidak bisa lari karena ia melihat malaikat yang membawa pedang. Karena keledainya berhenti, Bileam marah memukul keledai itu supaya berjalan. Tiba-tiba Tuhan membuka mulut keledai, berbicara dalam bahasa manusia, "Kenapa tuan memukuli saya?" Kejadian ini menegur Bileam yang tidak taat kepada perintah Tuhan, penjelasannya sebagai berikut :

Baca selengkapnya Bilangan 22 :

Bileam yang kelihatannya patuh pada Tuhan tetapi sebenarnya tidak taat dan patuh pada Tuhan. Balak bertanya kepada Tuhan dan Tuhan memerintahkan agar jangan Bileam ini pergi bersama-sama dengan Raja Moab, dan jangan mengutuk bangsa Israel (ayat 9-12). Jika saja Bileam ini seorang nabi yang takut akan Tuhan, dia akan langsung mengatakan tidak kepada orang-orang suruhan Balak. That'll be the end of the story!

Tetapi ternyata kejadiannya tidak berhenti sampai di situ. Bileam tergiur dengan upah penenung yangg dibawa oleh suruhan Raja Balak, dan dengan janji-janji yang ditawarkan oleh Raja Balak, sehingga Bileam berani untuk bertanya kepada Tuhan untuk yang ke 2 kalinya. Mungkin dia berpikir.. "hhmm siapa tahu Tuhan akan berubah pikiran?!"

Tuhan melihat isi hati Bileam, bahwa sebenarnya hati Bileam itu tergiur dengan segala apa yang ditawarkan oleh Raja Balak. Oleh karena itu, waktu Tuhan ditanya yang ke 2 kali oleh Bileam, Tuhan jawabnya : "Jikalau orang-orang itu memang sudah datang untuk memanggil engkau, bangunlah, pergilah bersama-sama dengan mereka, tetapi hanya apa yang akan Kufirmankan kepadamu harus kaulakukan." (ayat 20)

Mengapa kali ini Allah mengizinkan Balak pergi?

Walaupun sebenarnya Tuhan punya kehendak Bileam untuk tidak pergi. Tetapi karena Bileam adalah manusia yang punya free-will, dan yang hatinya sedang tergiur akan upah yang dari Raja Balak, akhirnya pun dia berani untuk bertanya lagi kepada Tuhan. Melihat itu Tuhan tahu bahwa Bileam hanya ingin melakukan rencananya sendiri, dan seakan-akan dia minta persetujuan dari Tuhan untuk memberkati rencananya. Dan pada akhirnya Tuhan sepertinya mengabulkan kehendaknya itu, meskipun demikian Tuhan memberikan Bileam batas-batas untuk hanya mengatakan apa yang Tuhan akan sampaikan untuk bangsa Israel.

Prinsip ini juga ada di ayat Yehezkiel 14:4. Ini ayatnya dari KJV;

Therefore speak unto them, and say unto them, Thus saith the Lord GOD; Every man of the house of Israel that setteth up his idols in his heart, and putteth the stumblingblock of his iniquity before his face, and cometh to the prophet; I the LORD will answer him that cometh according to the multitude of his idols..

LAI :

Oleh sebab itu berbicaralah kepada mereka dan katakan: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Setiap orang dari kaum Israel yang menjunjung berhala-berhalanya dalam hatinya dan menempatkan di hadapannya batu sandungan yang menjatuhkannya ke dalam kesalahan, lalu datang menemui nabi--Aku, TUHAN sendiri akan menjawab dia oleh karena berhala-berhalanya yang banyak itu..

Jadi kalau di dalam hati kita sudah ada idol/ilah lain yang sangat kita ingini, atau kita nomer satukan... dan ketika kita berdoa sama Tuhan, maka Tuhan akan menjawab doa-doa kita "according to" idols/ilah-ilah yang ada di dalam hati kita. Dan kita akan berpikir bahwa Tuhan itu SETUJU dengan apa yang kita sedang jalankan. Padahal sebenarnya Tuhan tidak setuju.

Peristiwanya dengan keledai yang bisa berbicara akibat kuasa Tuhan melalui malaikat yang menampakkan diri. Peristiwa ini merupakan peristiwa kiasan / nubuat dan menjadi peringatan bagi orang yang jalannya menuju kebinasaan. Bileam mengakui Aku telah berdosa, karena aku tidak mengetahui bahwa engkau ini berdiri di jalan menentang aku. Ayat 35: Maksud ilahi dapat dilihat disini, bahwa Tuhan memperkenankan Bileam pergi bersama pemuka-pemuka Balak, tetapi dia hanya boleh berkata-kata kepada Israel sesuai yang difirmankan Allah.

Sebagai perbandingan:

1. QS 27 : 18 - 19 : Semut berbicara

Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: "Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari"; maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo'a: "Ya Rabbku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".

2. QS 27 : 21 - 28 : Burung berbicara

Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan keras, atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang". Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata:"Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Allah, tiada Ilah Yang disembah kecuali Dia, Rabb Yang mempunyai 'Arsy yang besar". Berkata Sulaiman:"Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta. Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan".

Lagi-lagi Deedat mengkritik kitabnya sendiri!

 

COMBAT KIT :

b. KITAB IMAMAT : Unggas berkaki empat.


11:20 Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.



JAWAB :

Jangan salah mengartikan kalimat :

Imamat 11:20 : Konteks, binatang yang haram untuk dimakan.

LAI TB : Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.
NKJV : All flying insects that creep on all fours shall be an abomination to you.
NIV : 'All flying insects that walk on all fours are to be detestable to you.
KOL SHERETS HAOF HAHOLEKH AL-ARBA SHEKETS HU LAKHEM

Dalam Lexicon Ibrani :
Kata Sherets dibaca sheh'-rets artinya :

Teeming or swarming things, creepers, swarmers of insects, animals, small reptiles, quadrupeds.

Kata ini berasal dari kata Sharats dibaca shaw-rats' (# 8317) yang arti dasarnya merangkak, mengeriap --> Sherets --> binatang merayap.

Maka terjemahan Lembaga AlKitab Indonesia TB :

“Segala binatang yang merayap dan bersayap” sudah jelas artinya adalah binatang semacam serangga; tidak bisa diartikan sebagai unggas (Apakah ayam merayap?).

Contoh : Lalat, bersayap dan berkaki lebih dari dua.

 

 

 

COMBAT KIT :

c. KITAB IMAMAT: Kelahiran anak perempuan mempunyai masa nifas dua kali lebih banyak.

12:2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki, maka najislah ia selama tujuh hari. Sama seperti pada hari-hari ia bercemar kain ia najis.
12:3 Dan pada hari yang kedelapan haruslah dikerat daging kulit khatan anak itu.
12:4 Selanjutnya tiga puluh tiga hari lamanya perempuan itu harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas, tidak boleh ia kena kepada sesuatu apapun yang kudus dan tidak boleh ia masuk ke tempat kudus, sampai sudah genap hari-hari pentahirannya.
12:5 Tetapi jikalau ia melahirkan anak perempuan, maka najislah ia selama dua minggu, sama seperti pada waktu ia bercemar kain; selanjutnya enam puluh enam hari lamanya ia harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas.



JAWAB :

Imamat 12 : 1-5 PENTAHIRAN SESUDAH MELAHIRKAN ANAK

12:1 TUHAN berfirman kepada Musa, demikian:
12:2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki, maka najislah ia selama tujuh hari. Sama seperti pada hari-hari ia bercemar kain ia najis.
12:3 Dan pada hari yang kedelapan haruslah dikerat daging kulit khatan anak itu (sunat).
12:4 Selanjutnya tiga puluh tiga hari lamanya perempuan itu harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas, tidak boleh ia kena kepada sesuatu apa pun yang kudus dan tidak boleh ia masuk ke tempat kudus, sampai sudah genap hari-hari pentahirannya.
12:5 Tetapi jikalau ia melahirkan anak perempuan, maka najislah ia selama dua minggu, sama seperti pada waktu ia bercemar kain; selanjutnya enam puluh enam hari lamanya ia harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas.

Ayat diatas tidak boleh diartikan bahwa perempuan mempunyai masa nifas 2X lebih banyak, penjelasannya sebagai berikut :

Peraturan pentahiran untuk wanita ini masuk dalam kategori “Seremonial”. Sehingga hal-hal yang rumit dalam peraturan pentahiran wanita, dan istilah ‘perempuan najis (kotor)’ yang seolah-olah peraturan itu kasar, tetapi sebenarnya tidak.

Berdasarkan Ilmu pengetahuan yang mengkaji aspek kesehatan. Peraturan-paraturan ini justru melindungi kaum wanita untuk memberikan kepada mereka rehat, maka pemahaman kata “najis” ini sama sekali berbeda dengan “orang berdosa”. Kaum wanita memerlukan rehat dalam masa-masa kodrati yang dialami kaum wanita ini (masa haid dan masa setelah melahirkan). Lazimnya dalam tempo 7 hari dalam setiap 28 hari seorang wanita mengalami masa subur, hukum ini lebih lanjut dalam rangka mengemban mandat dari Allah (Kejadian 1:28 ). Penggenapan hukum-hukum ini terikat pada kehidupan sehari-hari manusia. Hukum Tuhan berkuasa didalam keseluruhannya secara jasmani maupun rohani ( 2 Kor 7:1).

Peraturan bagi kaum perempuan untuk tempo pentahirannya ini mereka dilarang :
1. Memegang Kitab-kitab Suci (Firman Tuhan)
2. Tidak menghadiri pertemuan jemaat
3. Tidak melakukan hubungan seksual.

Ini adalah tradisi Yahudi.

Hukum ini sebagian tetap dijaga baik oleh kaum Muslim yang mempunyai peraturan perempuan yang sedang haid tidak diperbolehkan sholat, tidak diperbolehkan berpuasa, tidak melakukan hubungan seksual, juga tidak boleh menyentuh Kitab Suci.
Maka ayat-ayat diatas berkenaan dengan kesehatan atas kodrati kaum wanita. Penting sekali kala itu peraturan ini diberikan agar wanita memelihara kebersihannya dan mendapatkan rehat. Dan pada masa rehatnya ini perlu juga ditaati oleh kaum pria.

Ayat-ayat yang seolah-olah merugikan kaum wanita justru melindungi wanita, sehingga wanita mendapat masa rehat / masa kuarantina. Maka dengan ini seorang lelaki yang mempunyai ikatan perkawinan dengan wanita itu diwajibkan memandang serius peraturan ini terutama dalam mengemban mandat Allah untuk beranak-pinak memenuhi bumi (Kejadian 1:28 ).

Jikalau yang dilahirkan adalah anak laki-laki : Masa najis pertama berlangsung selama 7 hari setelah melahirkan, hari ke 8 setelah anaknya lahir ada upacara ritual sunat (bandingkan dengan kejadian 21:4) Si ibu boleh menghadirinya. Sesudah itu upacara ritual penyunatan itu, ibunya akan kembali masuk dalam masa rehat selama 33 hari.

Jikalau yang dilahirkan adalah anak perempuan : (yang notabene tidak melakukan upacara penyunatan). Masa kenajisannya ini dikalikan 2 yang berjumlah total 66 hari, pentahiran dari darah nifas. Tidak dijelaskan dalam ayat tersebut mengapa hal ini diharuskan, mungkin dalam Kitab Ibrani Talmud ada penjelasan-penjelasan lain, yang alasannya mungkin tidak hanya terkait pada alasan biologis semata atau masa rehat wanita setelah melahirkan.

 

 

COMBAT KIT :

d. KITAB HAKIM-HAKIM: Samgar membunuh 600 orang dengan sebuah tongkat penghalau lembu.

3:31. Sesudah dia, bangkitlah Samgar bin Anat; ia menewaskan orang Filistin dengan tongkat penghalau lembu, enam ratus orang banyaknya. Demikianlah ia juga menyelamatkan orang Israel.

e. KITAB HAKIM-HAKIM: Simson membunuh 1000 orang dengan tulang rahang keledai.

15:15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu orang dengan tulang itu.
15:16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."



JAWAB :


Dalam Alkitab ada banyak sekali kisah adi-kodrati yang diluar akal manusia, contoh ayat diatas dan juga pada kisah-kisah lain: Misalnya Daud melawan Goliat hanya dengan “batu”, kisahnya ditulis dalam 1 Samuel 17:1-58 dan dengan batu tersebut, Daud mengalahkan Goliat oleh pertolongan Tuhan yang ajaib, yang mengarahkan dengan tepat batu itu ke dahi Goliat, bagian yang tidak terlindungi oleh pakaian perang Goliat, batu itu terbenam ke dalam kepala dan mengenai otak Goliat sehingga membuat Goliat mati. Juga kisah-kisah heroik lainnya ie. runtuhnya tembok Yeriko, kemenangan-kemenangan Israel melawan Amalek yang dimenangkan ketika Musa mengangkat tangannya, dan sebagainya.

Laut merah terbelah, tongkat menjadi ular dan lain-lain, bukankah kisah ini juga diimani dalam kepercayaan agama samawi lainnya? Bisakah diterima akal?

 

 

 

COMBAT KIT :

f. KITAB WAHYU: Seekor macan tutul (harimau bintang) berkepala tujuh.

13:1Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.



JAWAB :

Kitab Wahyu ditulis dengan bahasa-bahasa kias, maka ungkapan diatas tidak boleh diartikan secara harfiah. Untuk menafsirkannya perlu pemahaman latar belakang tentang Eskatologi.

Binatang berkepala tujuh artinya : KEPALA = KERAJAAN, BAGIAN-BAGIAN KERAJAAN

Rujukan ayat-ayat yang lain :

Daniel 7: 6: "Lagipula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan."
Wahyu 12: 3: "Seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh."
Wahyu 13: 1: "Lalu saya melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh."
Wahyu 17: 3: "Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas Seekor binatang yang merah ungu.... Mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk."
Wahyu 17: 9, 10 "Ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk, ketujuhnya adalah juga tujuh raja (kerajaan)."

 

 

 

COMBAT KIT :

g. KITAB 2 RAJA-RAJA: Memakan tahi dan meminum air kencing (lihat juga Yesaya 36:12).

18:26 Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah kepada juru minuman agung: "Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada hamba-hambamu ini, sebab kami mengarti; tetapi janganlah berbicara dengan kami dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok."
18:27 Tetapi juru minuman agung berkata kepada mereka: "Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?"


JAWAB :

Kutipan ayat :

2 RAJA RAJA 18:13-37 YERUSALEM DIKEPUNG OLEH SANHERIP

18:13 Dalam tahun keempat belas zaman raja Hizkia majulah Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota berkubu negeri Yehuda, lalu merebutnya.
18:14 Hizkia, raja Yehuda, mengutus orang kepada raja Asyur di Lakhis dengan pesan: "Aku telah berbuat dosa; undurlah dari padaku; apa pun yang kaubebankan kepadaku akan kupikul." Kemudian raja Asyur membebankan kepada Hizkia, raja Yehuda, tiga ratus talenta perak dan tiga puluh talenta emas.
18:15 Hizkia memberikan segala perak yang terdapat dalam rumah TUHAN dan dalam perbendaharaan istana raja.
18:16 Pada waktu itu Hizkia mengerat emas dari pintu-pintu dan dari jenang-jenang pintu bait TUHAN, yang telah dilapis oleh Hizkia, raja Yehuda; diberikannyalah semuanya kepada raja Asyur.
18:17 Sesudah itu raja Asyur mengirim panglima, kepala istana dan juru minuman agung dari Lakhis kepada raja Hizkia di Yerusalem disertai suatu tentara yang besar. Mereka maju dan sampai ke Yerusalem. Setelah mereka maju dan sampai di situ, mereka mengambil tempat dekat saluran kolam atas yang di jalan raja pada Padang Tukang Penatu.
18:18 Dan ketika mereka memanggil-manggil kepada raja, keluarlah mendapatkan mereka Elyakim bin Hilkia, kepala istana, dan Sebna, panitera negara, serta Yoah bin Asaf, bendahara negara.
18:19 Lalu berkatalah juru minuman agung kepada mereka: "Baiklah katakan kepada Hizkia: Beginilah kata raja agung, raja Asyur: Kepercayaan macam apakah yang kaupegang ini?
18:20 Kaukira bahwa hanya ucapan bibir saja dapat merupakan siasat dan kekuatan untuk perang! Sekarang, kepada siapa engkau berharap, maka engkau memberontak terhadap aku?
18:21 Sesungguhnya, engkau berharap kepada tongkat bambu yang patah terkulai itu, yaitu Mesir, yang akan menusuk dan menembus tangan orang yang bertopang kepadanya. Begitulah keadaan Firaun, raja Mesir, bagi semua orang yang berharap kepadanya.
18:22 Dan apabila kamu berkata kepadaku: Kami berharap kepada TUHAN, Allah kami, -- bukankah Dia itu yang bukit-bukit pengorbanan-Nya dan mezbah-mezbah-Nya telah dijauhkan oleh Hizkia sambil berkata kepada Yehuda dan Yerusalem: Di depan mezbah yang di Yerusalem inilah kamu harus sujud menyembah!
18:23 Maka sekarang, baiklah bertaruh dengan tuanku, raja Asyur: Aku akan memberikan dua ribu ekor kuda kepadamu, jika engkau sanggup memberikan dari pihakmu orang-orang yang mengendarainya.
18:24 Bagaimanakah mungkin engkau memukul mundur satu orang perwira tuanku yang paling kecil? Padahal engkau berharap kepada Mesir dalam hal kereta dan orang-orang berkuda!
18:25 Sekarang pun, adakah di luar kehendak TUHAN aku maju melawan tempat ini untuk memusnahkannya? TUHAN telah berfirman kepadaku: Majulah menyerang negeri itu dan musnahkanlah itu!"
18:26 Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah kepada juru minuman agung: "Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada hamba-hambamu ini, sebab kami mengarti; tetapi janganlah berbicara dengan kami dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok."
18:27 Tetapi juru minuman agung berkata kepada mereka: "Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?"
18:28 Kemudian berdirilah juru minuman agung dan berserulah ia dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda. Ia berkata: "Dengarlah perkataan raja agung, raja Asyur!
18:29 Beginilah kata raja: Janganlah Hizkia memperdayakan kamu, sebab ia tidak sanggup melepaskan kamu dari tanganku!
18:30 Janganlah Hizkia mengajak kamu berharap kepada TUHAN dengan mengatakan: Tentulah TUHAN akan melepaskan kita; dan kota ini tidak akan diserahkan ke dalam tangan raja Asyur.
18:31 Janganlah dengarkan Hizkia, sebab beginilah kata raja Asyur: Adakanlah perjanjian penyerahan dengan aku dan datanglah ke luar kepadaku, maka setiap orang dari padamu akan makan dari pohon anggurnya dan dari pohon aranya serta minum dari sumurnya,
18:32 sampai aku datang dan membawa kamu ke suatu negeri seperti negerimu ini, suatu negeri yang bergandum dan berair anggur, suatu negeri yang beroti dan berkebun anggur, suatu negeri yang berpohon zaitun, berminyak dan bermadu; dengan demikian kamu hidup dan tidak mati. Tetapi janganlah dengarkan Hizkia, sebab ia membujuk kamu dengan mengatakan: TUHAN akan melepaskan kita!
18:33 Apakah pernah para allah bangsa-bangsa melepaskan negerinya masing-masing dari tangan raja Asyur?
18:34 Di manakah para allah negeri Hamat dan Arpad? Di manakah para allah negeri Sefarwaim, Hena dan Iwa? Apakah mereka telah melepaskan Samaria dari tanganku?
18:35 Siapakah di antara semua allah negeri-negeri yang telah melepaskan negeri mereka dari tanganku, sehingga TUHAN sanggup melepaskan Yerusalem dari tanganku?"
18:36 Tetapi rakyat itu berdiam diri dan tidak menjawab dia sepatah kata pun, sebab ada perintah raja, bunyinya: "Jangan kamu menjawab dia!"
18:37 Kemudian pergilah Elyakim bin Hilkia, kepala istana, dan Sebna, panitera negara, dan Yoah bin Asaf, bendahara negara, menghadap Hizkia, dengan pakaian yang dikoyakkan, lalu memberitahukan kepadanya perkataan juru minuman agung.



PENJELASAN :

Kita mundur sedikit dengan membaca 2 Raja-Raja 18 : 1-12 HIZKIA RAJA YEHUDA :

Hizkia berbeda sekali dengan ayahnya, ia bahkan disejajarkan dengan Daud! Hizkia tidak hanya dianggap berjasa menghancurkan sisa-sisa penyembahan berhala Ahas, ayahnya. Tetapi Hizkia juga menyingkirkan ular tembaga yang dibuat Musa (lihat Bilangan 21:9). Sebab pada saat itu orang memberhalakan ular ini yang mereka sebut Nehustan. Kesetiaannya ini mendapat ganjaran masa pemerintahan 29 tahun, kemakmuran, kemenangan atas kota-kota Filistin, dan jaminan kemerdekaan dari Asyur di awal masa pemerintahannya, persis pada saat Israel dikalahkan.

Selanjutnyakita baca 2 Raja-Raja 18: 13-16 YERUSALEM DIKEPUNG

Bandingkan dengan Yesaya 36:1-39:8

Bagaimanapun juga Asyur tetap merupakan ancaman serius, dialog yang disajikan disini berfokus pada siapa yang harus dipercayai. Hizkia yang disertai Allah atau Raja Asyur yang berkuasa (bandingkan Yesaya 36 dan 1 Raja-Raja 18 ). Hizkia dibuat kelihatan lemah, sementara kemenangan Asyur dimasa lalu diceritakan.

Sanherip naik tahta pada tahun 14 pemerintahan Hizkia (kira-kira 705SM). Yerusalem dalam kepungan pasukan Asyur. Hizkia membayar upeti : 30 talenta emas, 800 talenta perak, ditambah dengan banyak barang-barang lain.

2 Raja-Raja 18: 17-37 EJEKAN JURU MINUMAN

Diceritakan bahwa Raja Asyur mengirim panglima, kepala istana dan juru minuman agung dari Lakhis kepada Raja Hizkia. Juru minuman ini mencela / mengejek dengan taruhan.

Dihadapan Kepala Istana raja Hizkia (Elyakim bin Hilkia) Juru minuman mengejek dengan bualan bahwa ia telah datang atas perintah Tuhan. Juru minuman itu berkata-kata dengan tidak sopan (ayat 19-25). Kemudian ayat 26, Elyakim bin Hilkia meminta agar Juru minuman bicara dalam bahasa Aram saja (bahasa ini adalah bahasa yang digunakan oleh para diplomat dan pedagang pada masa itu). Supaya ejekannya ini tidak didengar rakyat Yehuda (yang ada diatas tembok). Bahasa Aram waktu itu tidak digunakan sebagai bahasa sehari-hari oleh rakyat Yehuda pada zaman itu. Jadi bisa kita tafsirkan sebelumnya Juru minuman itu berbicara dalam bahasa Ibrani atau berbicara dalam bahasa Aram dengan perantaraan penterjemah.

Juru minuman itu tidak menggubris permintaan Elyakim, dan ia terus mengejek, pada ayat ke 27 (lihat Yesaya 36:12). Jawaban Juru minuman itu sangat menghinakan bangsa Yehuda dengan menyebut kata-kata tidak senonoh "Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama dengan kamu?". Dan tidak berhenti sampai disitu, seruannya itu diteruskan dihadapan orang-orang Yehuda menunjukkan kecongkakannya dan penghinaan kepada rakyat Yehuda dan Allah orang-orang Yehuda (ayat 29-35).

Rakyat Yehuda berdiam diri tidak menimpali ejekan juru minuman itu (ayat 36) sebab ada perintah raja “jangan kamu menjawab dia”. Kemudian Elyakim bin Hilkia dan Sebna dan Yoab menghadap Hizkia dengan pakaian dikoyakkan menghadap Raja Hizkia (ayat 37)

Jadi jelas disini ayat 27 yang “tidak senonoh” itu adalah perkataan seorang yang sombong dari kerajaan Asyur yang saat itu menguasai Yehuda, mereka adalah bangsa penyembah berhala yang tidak takut-takut melecehkan TUHAN Allah bangsa Yehuda.

Dalam kisah selanjutnya, di Pasal 19. Raja Hizkia dengan Nabi Yesaya, secara tegas menentang persekutuan dengan Mesir (bandingkan dengan Yesaya 30:1-7,15; 31:1-9). Selanjutnya Pasal 19:35-37 dicatat bahwa Kerajaan Yehuda terbebas dari Asyur (kekuasaan Sanherip) bandingkan dengan Yesaya 37:36-38, 2 Tawarikh 32:21-23. Dan akhir masa pemerintahan Hizkia dicatat pada pasal 20:1-21.

Dalam kisah ini kita diajar bahwa Kesetiaan Tuhan dan perjanjian akan membawa keberhasilan. Percaya kepada kekuatan asing dan bangsa yang menyembah berhala akan membawa kehancuran.

 

 

 

COMBAT KIT :

h. KITAB MALEAKHI: Kotoran hewan pada muka para imam.

2:1. Maka sekarang, kepada kamulah tertuju perintah ini, hai para imam!
2:3 Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan orang akan menyeret kamu ke kotoran itu.
2:4 Maka kamu akan sadar, bahwa Kukirimkan perintah ini kepadamu, supaya perjanjian-Ku dengan Lewi tetap dipegang, firman TUHAN semesta alam.



JAWAB :

Ayat diatas itu adalah bagian dari teguran keras kepada para imam yang menodai perjanjian Tuhan. Bahwa mereka adalah para imam, utusan Tuhan yang bertugas mengajar dan memimpin umat, dan mereka mengabaikan dan menodainya dengan hal-hal yang tidak pantas dilakukan oleh para imam.

Kita baca pasal 1 dahulu supaya kita mengarti konteks dan kontain ayat diatas.

Kitab Maleakhi ini berisi tentang Nubuat-nubuat. Nubuat pertama adalah “Kasih Tuhan terhadap Israel”. Dan Nubuat kedua adalah “Dosa para Imam”. Kita baca mulai Maleakhi 1 ayat 6 dan seterusnya. Delapan nubuat telah digabungkan untuk membahas 2 dosa utama para imam : mempersembahkan korban yang tercemar (Maleakhi 1:6-14) dan menarik kembali peranan guru dan para pemimpin (Maleakhi 2:1-9).

Teguran 1 : MALEAKHI 1:6-14 PENCEMARAN KORBAN-KORBAN

1:6 Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?"
1:7 Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?" Dengan cara menyangka: "Meja TUHAN boleh dihinakan!"
1:8 Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam.
1:9 Maka sekarang: "Cobalah melunakkan hati Allah, supaya Ia mengasihani kita!" Oleh tangan kamulah terjadi hal itu, masakan Ia akan menyambut salah seorang dari padamu dengan baik? firman TUHAN semesta alam.
1:10 Sekiranya ada di antara kamu yang mau menutup pintu, supaya jangan kamu menyalakan api di mezbah-Ku dengan percuma. Aku tidak suka kepada kamu, firman TUHAN semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima persembahan dari tanganmu.
1:11 Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.
1:12 Tetapi kamu ini menajiskannya, karena kamu menyangka: "Meja Tuhan memang cemar dan makanan yang ada di situ boleh dihinakan!"
1:13 Kamu berkata: "Lihat, alangkah susah payahnya!" dan kamu menyusahkan Aku, firman TUHAN semesta alam. Kamu membawa binatang yang dirampas, binatang yang timpang dan binatang yang sakit, kamu membawanya sebagai persembahan. Akan berkenankah Aku menerimanya dari tanganmu? firman TUHAN.
1:14 Terkutuklah penipu, yang mempunyai seekor binatang jantan di antara kawanan ternaknya, yang dinazarkannya, tetapi ia mempersembahkan binatang yang cacat kepada Tuhan. Sebab Aku ini Raja yang besar, firman TUHAN semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.


Dosa mempersembahkan korban tercemar digambarkan dalam 2 bagian (ayat 6-9 dan ayat 10-14). Tuhan mempertanyakan kesetiaan dari mitra perjanjian. Nada pertanyaan retoris mengisyaratkan bahwa hubungan perjanjian telah dinodai “di manakah hormat yang kepada-Ku itu? di manakah takut yang kepada-Ku itu?” (ayat 6b) bandingkan dengan Keluaran 4:22, Hosea 11:1 dan Yesaya 1:2. “hai para imam yang menghina nama-Ku”. Penghinaan kepada nama Tuhan adalah pelanggaran yang sangat serius, ini sama dengan penghinaan terhadap Tuhan sendiri.

Selanjutnya persoalan imamat (ayat 6c-7, lihat ayat 12). Telah ada aturan standard yang sangat ketat dalam mempersembahkan korban yang sesungguhnya (lihat Imamat 22:18-25 dan Ulangan 15:21). Jelas ada aturan-aturan yang mengharuskan untuk menjaga kesucian ritual.

Ungkapan “meja Tuhan” yang dimaksud adalah meja untuk menyembelih korban yang terletak pada bilik sebelah dalam Bait Suci. Satu meja diletakkan di tempat yang kudus, dimana menurut peraturan Yudaisme, hanya iman saja yang diperbolehkan masuk (lihat Yehezkiel 40:39-43).

Pemberian korban yang cemar sangat jelas ditulis pada ayat 8 (lihat ayat 3-5) binatang yang buta, lumbuh dan sakit merupakan “makanan yang tercemar” apabila persembahan ini diberikan kepada seorang bupati yang adalah manusia itu, ini dianalogikan dengan “perasaan” Tuhan. Pada ayat 9, Maleakhi menuliskan suatu pertanyaan ironis yang menutup nubuatan ini.

Jawaban Tuhan kepada persembahan korban yang tercemar itu (ayat 10-14) : “Biarlah diberhentikan semua korban di Bait Suci” (bandingkan dengan Yehezkiel 40:39-41). Tuhan memilih tanpa korban “ Aku tidak suka kepada kamu, firman TUHAN semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima persembahan dari tanganmu”. Pernyataan ini menimbulkan keresahan para imam.

Pada ayat 11 dijelaskan bahwa pada masa itu bahkan orang-orang non Yahudi membersembahkan korban yang lebih sungguh-sungguh daripada yang di Yerusalem. Partimbangan Maleakhi ini mungkin disejajarkan dengan “agama Persia” yang rupanya jauh lebih murni. Ayat ini menyajikan kelakuan yang kontras antara imam dan bangsa-bangsa lain. Nubuat terakhir mengemukakan sebuah kutukan kepada para imam yang menipu diri sendiri dan jemaat dengan mengorbankan binatang yang “dikebiri” dan menahan binatang yang jantan (ayat 14a, lihat Imamat 22:18 ). Suatu kontras yang tersirat antara jemaat perjanjian dan “bangsa-bangsa” Tuhan adalah Raja besar yang nama-Nya ditakuti bangsa-bangsa (ayat 14b). Pengulangan kata “besar” (ayat 5,11,14) dan “nama” (ayat 6,11,14) dalam teguran terhadap “korban yang tercemar” (ayat 6-14) menekankan hakekat Tuhan dan bagaimana tanggapan para imam yang tidak layak.

Teguran ke-2 :MALEAKHI 2:1-6 MURKA TUHAN TERHADAP PARA IMAM


2:1 Maka sekarang, kepada kamulah tertuju perintah ini, hai para imam!
2:2 Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman TUHAN semesta alam, maka Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi kutuk, dan Aku telah membuatnya menjadi kutuk, sebab kamu ini tidak memperhatikan.
2:3 Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan orang akan menyeret kamu ke kotoran itu.
2:4 Maka kamu akan sadar, bahwa Kukirimkan perintah ini kepadamu, supaya perjanjian-Ku dengan Lewi tetap dipegang, firman TUHAN semesta alam.
2:5 Perjanjian-Ku dengan dia pada satu pihak ialah kehidupan dan sejahtera dan itu Kuberikan kepadanya -- pada pihak lain ketakutan -- dan ia takut kepada-Ku dan gentar terhadap nama-Ku.
2:6 Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
2:7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.
2:8 Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi, firman TUHAN semesta alam.
2:9 Maka Aku pun akan membuat kamu hina dan rendah bagi seluruh umat ini, oleh karena kamu tidak mengikuti jalan yang Kutunjukkan, tetapi memandang bulu dalam pengajaranmu


Teguran ini diberikan atas kegagalan para imam sebagai guru dan pemimpin karena mereka telah meninggalkan integritas pribadi (2:1-9). Seluruh bagian ini adalah ungkapan perjanjian. Para imam akan dikutuk jika mereka tidak memperhatikan peringatan Tuhan (ayat 1-2, lihat Ulangan 27:14; 28:68 ).

Ayat 2 : “Lengan” adalah bagian binatang kurban yang dipilih untuk para imam (lihat Ulangan 18:3). Maknanya disini adalah para imam akan terhalang dalam melaksanakan tugasnya di mezbah. “Kotoran” atau "Peresh" yang dimaksud adalah isi perut dari binatang-binatang yang disembelih (bandingkan dengan Imamat 4:11). “Dan orang akan menyeret kamu ke kotoran itu” menyatakan bahwa para imam itu tidak sanggup dalam tugas-tugasnya, para imam itu akan diberi malu terang-terangan dan dihinakan sedalam-dalamnya, jika mereka tidak belajar menjadi wakil-wakil Allah yang layak dari perjanjian Allah dengan Lewi (ayat 4). Lihat Bilangan 25:12,13 dan Ulangan 33:9.

Maleakhi 2:3
Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan orang akan menyeret kamu ke kotoran itu.


Hebrew Transliteration :
HINNI GOER LAKHEM ET-HAZERA VEZERITI FERESH AL-PENEIKHEM PERESH KHAGEIKHEM VENASA ETKHEM ELAV


Tuhan memberikan tanda kepada para imam, bahwa perintah-perintah ditujukan kepada mereka. Itu adalah “perjanjian dengan Lewi”. Lewi megajarkan Taurat yang benar dan dengan hormat, hidup dalam kejujuran (ayat 6). Para imam harus setia kepada perjanjian sebab mereka adalah utusan TUHAN semesta alam (ayat 7b). Ayat ini sangat istimewa, bahwa hanya di ayat inilah dalam Perjanjian Lama, yang menyebutkan bahwa seorang imam adalah “utusan TUHAN”, biasanya kata “utusan” ini selalu dikaitkan dengan Nabi. Jadi jelas disini bahwa peranan imam juga mengemban sebagai utusan Tuhan, dan ini adalah sebagai dasar dari penghakiman para imam itu (ayat 8-9).

Para Imam telah tidak setia kepada kewajiban-kewajiban dari perjanjian/peranan mereka sebagai pengajar dan pemimpin (ayat 8 ). Karena mereka menolak mentaati perjanjian Tuhan dan mengajar jemaat dalam hukum-hukumnya. Mereka mengajar dengan pandang bulu (terhadap orang kaya). Kesemuanya menunjukkan bahwa mereka telah meniadakan perjanjian Lewi. Tuhan mengambil kedudukan mereka. Mereka menjadi hina dan rendah bagi seluruh umat (ayat 9).

 

 

 

COMBAT KIT :

i. KITAB YEHEZKIEL: Memakan roti dengan tahi.

4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka."
4:13 Selanjutnya TUHAN berfirman: "Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana."
4:14 Maka kujawab: "Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi."
4:15 Lalu firman-Nya kepadaku: "Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya."



JAWAB :

Untuk mengarti ayat diatas kita harus baca keseluruhannya :

Judul Perikop pada Yehezkiel 4 adalah LAMBANG PENGEPUNGAN KOTA YERUSALEM
Dalam bahasa Inggris ditulis dengan THE SIEGE OF JERUSALEM PORTRAYED

Telah kita pelajari di atas tentang Perzinahan Rohani dan bahasa-bahasa Alegoris banyak sekali diungkap pada kitab Yehezkiel ini, juga dalam kitab-kitab lain Yesaya, Yeremia dan sebagainya.

Yehezkiel Pasal 4 dan Pasal 5 maksud dan topiknya adalah Tindakan simbolis pengepungan dan pembuangan. Ada 4 tindakan simbolis dalam Yehezkiel 4:1-5:17 menggambarkan nasib orang-orang Yehuda yang tidak masuk ke pembuangan. Yehezkiel bartindak dalam berbagai cara. Ia melaksanakan peran Allah terhadap umat Yehuda dan sekelilingnya, yang akan dihukum.
Dalam tindakan simbolis pertama (4:1-3), Nabi menggambarkan Yerusalem yang dikepung di atas sejenis batu bata yang digunakan di Babel untuk pembangunan. Dengan "menunjukkan pandangannya" (4:3) kepada yang digambar, Yehezkiel mendramatisasi kekuasaan Allah yang aktif atas Yerusalem dengan bahasa Alegoris.

Dalam tindakan simbolis yang kedua (4:4-8 ), Yehezkiel berbaring beberapa hari lamanya pada sisi kirinya menghadap ke utara. Selanjutnya dalam waktu singkat berbaring di sisi kanan dengan menghadap ke selatan, untuk menunjukkan jumlah tahun bahwa Israel Utara dan Yehuda harus mengalami pembuangan. Pembuangan Yehuda disini ditentukan empat puluh tahun (4:6). Penyebutan Allah mengikat Yehezkiel (4:8 ) adalah kiasan dari penindasan yang dialami oleh nabi demi bangsanya.

Tindakan simbolis ketiga (4:9-17) menggambarkan kekurangan makanan di Yerusalem selama pengepungan. Nabi hanya mendapat sedikit sekali jatah makanan dan air. Ia dengan hati-hati makan campuran gandum yang sesuai dengan perintah harus ia masak dengan menggunakan kotoran manusia sebagai api (4:12). Tindakan demikian membuat Yehezkiel jijik, sehingga Allah memberikan ijin untuk mempergunakan kotoran lembu yang memang biasa dipakai untuk memasak (4:15).

Tindakan simbolis keempat (5:1-17) menggambarkan kematian dan kekerasan yang akan dialami umat di tangan musuh. Yehezkiel memotong rambut di kepala dan janggutnya, dan membagikannya menjadi tiga bagian dengan berat yang sama. Sebagian dibakar dalam api, sebagian lagi dibuang ke udara dan dicerai-beraikan dengan sabetan pedang, sementara bagian ketiga dibiarkan dihembus angin. kekacauan besar akan menimpa penduduk kota yang dikepung. Tafsiran terperinsi dari tindakan simbolis ini barangkali diperluas oleh komunitas di kemudian hari. Kanibalisme yang diisyaratkan dalam ayat 10, seperti terdapat di bagian lain Perjanjian Lama, merupakan ungkapan hukuman berat Allah (lihat Imamat 26:29, 2 Raja-raja 6:29; Yeremia 19:9).

Beberapa penafsir mengisyaratkan bahwa Yehezkiel melakukan tindakan simbolis dari Firman Tuhan karena ia tidak dapat berbicara sehabis menerima pengelihatan. Tafsiran ini bisa jadi benar. Tindakan nabi yang tidak dapat berbicara merupakan cara yang sangat mengesankan untuk menyampaikan pesan Allah. Pemunculan keempat tindakan simbolis bersama-sama dalam bab 4-5, dan fakta bahwa nabi-nabi lain juga melakukan tindakan simbolis, mengisyaratkan bahwa tafsiran di atas tidak sepenuhnya benar. Kumpulan ini mungkin sekali dibuat oleh beberapa pengikut Yehezkiel yang menggolong-golongkan tradisi untuk menggambarkan pengepungan Yerusalem. Tindakan dramatis ini mengingatkan kepada tindakan Yesaya, yang berjalan mengelilingi Yerusalem dengan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda, bahwa penduduk Yerusalem hendaknya jangan percaya kepada Mesir ataupun Etiopia (Yesaya 20:2-6). Tindakan itu mengingatkan juga kepada tindakan Yeremia, yang diperintahkan untuk membeli ikat pinggang dari kain dan memakainya beberapa waktu, lalu menguburnya, kemudian menggalinya kembali tetapi sudah hancur dan tidak berharga sama sekali. Ini dimaksudkan untuk melambangkan kehancuran "kebanggan Yerusalem" (Yeremia 13:1-11). Para nabi biasanya menggunakan baik tindakan maupun kata-kata dan pengelihatan ataupun mimpi untuk melukiskan kehendak Allah secara simbolis. Dalam Kitab Yehezkiel, penggolongan tindakan simbolis ini mendahului ucapan-ucapan Firman Allah oleh nabi.

Tidak ada kata-kata atau nubuat langsung dari Yehezkiel yang menunjukkan dosa mana dari umat yang mendatangkan penghakiman Allah. Penggarapan tindakan simbolis terakhir (bab 5) menunjukkan kepada pengingkaran Israel atas ketetapan dan perintah-perintah Allah 95:6) kepada penodaan tempat kudus (5:11). tetapi, mungkin sekali bahwa penunjukkan-penunjukkan ini berasal dari tradisi kemudia. Rupanya Yehezkiel pada mulanya melakukan beberapa tindakan simbolis, yang menggambarkan nasib Yerusalem dan Yehuda, tanpa menunjukkan mengapa Allah mendatangkan kehancuran. Namun, bab 6-11 memaparkan dengan terperinci kejelekan hidup orang Israel dan ibadahnya. menurut pandangan Yehezkiel, inilah yang mnyebabkan Allah terus menghancurkan kota suci dan sekelilingnya.

Sumber :
TAFSIR ALKITAB PERJANJIAN LAMA/ Dianne Bergant & Robert J Karris
halaman 594-595.

 

 

 

COMBAT KIT :

j. KITAB HAKIM-HAKIM: Simson berhubungan sex dengan pelacur di Gaza.

16:1. Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.



JAWAB :

Harus dibaca kisah keseluruhan dari SIMSON ini dalam dalam Kitab Hakim-Hakim pasal 16 ; Apa akibat dari kelakuan Simson yang tidak bisa mengendalikan hasrat seksualnya; konsekwensi apa yang dia terima.

Alkitab mengajarkan secara gamblang; sebab akibat dari orang yang tidak bisa menahan nafsu.

Ini bukanlah cerita porno, seperti yang dimaksud oleh Deedat.

 

 

 

 

COMBAT KIT :

k. KITAB RUT: Rut tinggal bersama sebagai suami-istri dengan Boaz di tempat pengirikan.

3:6. Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
3:7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
3:8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
3:9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
3:10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
3:11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
3:12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
3:13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
3:14. Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."



JAWAB :

Klaim tentang Ruth dan Boas berzinah jelas tidak benar. Sebab Alkitab mencatat Ruth dan Boas berhubungan sebagai suami istri ketika Boas secara resmi menikahinya :

Baca di :

Rut 4:13
Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.


Jika kita membaca Rut pasal 3 secara keseluruhan kita akan mengarti betapa Boas adalah seorang laki-laki tang bertanggung jawab. Sungguh suatu figur yang mengagumkan dan patut menjadi panutan bagi orang lain. Boas bukan hanya seorang yang beriman, cekatan, takut akan Tuhan, murah hati dan tidak mata keranjang, tetapi ia juga seorang yang bijaksana dan bertanggung jawab. Bagaimana bijaksana dan bertanggung jawabnya Boas dapat dilihat dari tindakan dan keputusannya yang sungguh mencerminkan kearifan seorang yang takut akan Tuhan.

Ketika Boas terjaga dari tidurnya dan menyadari bahwa ada Rut yang masuk ke dalam selimutnya di tengah malam di mana tidak ada orang lain yang hadir, ia tidak menggunakan kesempatan itu untuk menodai Rut. Ia juga tidak mengatakan hal-hal yang buruk tentang Rut karena telah berani datang sendirian kepadanya di tengah malam yang mungkin dapat merusak nama baiknya. Perkataan yang keluar dari mulut Boas justru adalah perkataan yang memberkati Rut, “Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku!“ Bahkan Boas tetap menyapa Rut dengan sebutan anakku! Boas juga bahkan memuji tindakan Rut yang telah menunjukkan kasihnya kepada mertuanya dan sekarang memintanya untuk menjadi pelindung bagi dirinya sesuai hukum yang berlaku.

Juga Boas dengan bijaknya tidak mengusir Rut untuk pulang sendirian di tengah malam, tetapi ia mengatakan kepada Rut agar tidur saja di tempatnya hingga menjelang pagi. Dan ketika Rut mau pulang, Boas masih memikirkan keberadaan mertua Rut dan membekali Rut dengan enam takar jelai atau sekitar 30 kg jelai.

Tindakan Boas yang bertanggung jawab juga terlihat ketika ia tidak menerima begitu saja permintaan Rut untuk menjadi penebusnya karena masih ada orang yang lebih berhak untuk menjadi penebus Rut. Boas berjanji akan menanyakan terlebih dahulu kepada orang yang lebih berhak itu, apakah ia mau menebus Rut atau tidak. Dan memang, Boas melakukan apa yang telah dijanjikannya kepada Rut dengan penuh tanggung jawab. Keesokan harinya ia pergi ke pintu gerbang dan duduk di sana agar dapat bertemu dengan orang yang ia maksudkan. Ketika orang yang dimaksudkan lewat, Boas langsung menanyakan apakah ia bersedia menebus ladang Elimelekh, Mahlon dan Kilyon yang sekarang dimiliki oleh Naomi sebagai janda mendiang Elimelekh dan Rut sebagai janda dari mendiang Mahlon ?

Berlaku bijak dan bertanggung jawab dapat menjauhkan kita dari berbagai macam masalah yang seharusnya tidak perlu terjadi. Berlaku bijak dan bertanggung jawab dapat membuat suasana menjadi penuh damai sejahtera. Oleh karena itu, mari kita belajar dari Boas, dengan berlaku bijak dan penuh tanggung jawab di dalam setiap keputusan dan permasalahan yang kita hadapi. Mintalah hikmat dan tuntunan kepada Tuhan agar kita semua dapat menjadi orang yang bijak dan bertanggung jawab.

 

 

 

COMBAT KIT :

l. KITAB 1 RAJA-RAJA: Daud (kakek Yesus) tidur dengan perawan yang masih muda.

1:1. Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun ia diselimuti, badannya tetap dingin.
1:2 Lalu para pegawainya berkata kepadanya: "Hendaklah dicari bagi tuanku raja seorang perawan yang muda, untuk melayani dan merawat raja; biarlah ia berbaring di pangkuanmu, sehingga badan tuanku raja menjadi panas."
1:3 Maka di seluruh daerah Israel dicarilah seorang gadis yang cantik, dan didapatlah Abisag, gadis Sunem, lalu dibawa kepada raja.


JAWAB :

Deedat sengaja tidak menyertakan ayat 4 :

1 Raja-Raja 1:4
Gadis itu amat cantik, dan ia menjadi perawat raja dan melayani dia, tetapi raja tidak bersetubuh dengan dia.


Maka, tidak ada cerita porno seperti yang dituduhkan. Di mana kejujuran Deedat dan juga para penerbit buku-bukunya (Pustaka Al-Kautsar dan SABA ISLAMIC MEDIA)?

 

 

 

COMBAT KIT :

05. ALKOHOL

Sebuah nasehat yang tidak baik di dalam kitab Tuhan (?)!

(a) 'Alkohol adalah untuk orang-orang yang akan binasa, dan kepada orang yang susah hati. Biarlah mereka minum dan melupakan kemiskinan dan kesusahannya." (Dari "Good News Bible in Today's English") (Injil - Amsal 31: 6-7).


JAWAB :

Amsal 31:6-7
31:6 Berikanlah minuman keras itu kepada orang yang akan binasa, dan anggur itu kepada yang susah hati.
31:7 Biarlah ia minum dan melupakan kemiskinannya, dan tidak lagi mengingat kesusahannya.


Anggur mempunyai kebaikan dan juga keburukan. Menyalahgunakan anggur amat ditentang keras dalam Alkitab.

Amsal 20:1
Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.


Dalam Amsal 31:6-7 menjelaskan salah satu aspek positif minuman keras jika digunakan dengan betul. Ia dapat melegakan penderitaan badan serta tekanan mental. Dalam ayat ini tidak disarankan untuk menggunakan minuman keras untuk suka-suka mahupun tanpa tujuan tertentu. Walau bagaimanapun, dalam Alkitab, keburukan minuman keras adalah melebihi daripada kebaikannya. Itulah sebabnya ada saranan keras dari Alkitab berhubung dengan hal ini:

Efesus 5:18
Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh…

 

 

 

COMBAT KIT :

Alkohol direkomendasikan lebih baik dari air