TANGGAPAN ATAS
BUKU 'COMBAT KIT' AHMED DEEDAT
Sumber:
Ahmed Deedat, Dialog Islam Kristen, Pustaka
Al-Kautsar, Jakarta, September 1999 (Revisi)
Ahmed Deedat, Combat Kit Against Bible Thumpers,
SABA ISLAMIC MEDIA, Kuala Lumpur, Jun 2002
Catatan :
Baru-baru ini, para extremis Islam dan rekan-rekan garis-keras mereka telah melakukan kecoh dan berhuru-hara di negeri-negeri Barat, contohnya di Denmark, Norway dan negeri Skandinavia lain. Kononnya, nabi Muhammad telah dihina oleh beberapa lukisan kartun yang melucukan, dan demi itu dunia barat harus 'dihukumi'. Bagi ramai orang lain yang berminda lebih terbuka, terdapat penghinaan yang jauh lebih serius dan ketara dalam tulisan-tulisan dan karya para polemis Islam seperti Ahmed Deedat dan konco-konconya. Contoh karyanya seperti 'Combat Kit', yang di alihbahasa sebagai 'Kit Kombat' merupakan penghinaan dan aniaya ke atas umat Kristen yang cukup jelas. Dalam Rencana ini, kami telah menanggapi karya polemis itu, dan para pembaca disaran supaya berfikir lebih mendalam lagi sebelum 'menelan dakyah kosong' lagi tidak beralasan si Deedat itu.
Beberapa topik dalam Combat Kit asli terbitan
Pustaka Al-Kautsar telah dikeluar daripada terbitan SABA ISLAMIC MEDIA.
Pengurangan ini dapat difahami dengan jelas karena topik tersebut sudah terlalu
jauh menyimpang dan tidak dapat dipertahankan lagi kedudukannya sehingga
penerbit SABA ISLAMIC MEDIA terpaksa membuat keputusan untuk tidak
memasukkannya ke dalam terbitan mereka. Kami telah membubuh tanda (*) bagi
memudahkan para pembaca untuk menilainya sendiri. Kami percaya kesimpulan yang
akan dibuat nanti akan sama dengan kesimpulan kami.
Satu hal lagi, semua terjemahan Combat Kit diambil
sepenuhnya dari terbitan Pustaka Al-Kautsar. Namun ada sedikit pembetulan ejaan
dan juga terjemahan supaya Combat Kit dalam bahasa Indonesia itu selari
dengan Combat Kit dalam bahasa aslinya yaitu bahasa Inggeris.
Akhir sekali, diharapkan buku ini dapat memberikan
manfaat kepada para pencari kebenaran yang betul-betul ikhlas. Manakala bagi
orang-orang Kristen pula, semoga imanmu tetap kuat dan terus bersaksi serta
mampu memberikan pertanggungjawaban terhadap pengharapan yang ada padamu.
1 Petrus 3:15-16
Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan!
Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada
tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan
yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan
hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang
saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu.
Dengan ini, kami mempersembahkan Makalah ini dalam nama Tuhan
Yesus Kristus, Sayidina Rabboni Isa Al-Masih, Kalimatullah dan Junjungan Agung yang
sejati, yang Pertama dan yang Terakhir, Yang telah Wafat bagi kami semua dan Yang
telah Bangkit kembali, Yang Telah Nuzul [Turun] dari Syurga dan sudah kembali ke sana;
semoga kemuliaan-Mu terpancar ke dalam hati setiap manusia dan pembaca. Amin.
COMBAT KIT :
01. AIDS dan HOMOSEKSUAL:
Kitab suci Injil memberitahukan penyebab penyakit ini:
"Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat,
tetapi mereka telah menjadi bodoh.
Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan
gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, .... Karena itu Allah menyerahkan
mereka kepada ke-inginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling
mencemarkan tubuh mereka (dalam sodomi dan lesbianisme). Sebab mereka
menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk
dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Karena itu
Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan (laki-laki dengan
laki-laki dan perempuan dengan perempuan), sebab istri-istri mere-ka
menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tidak wajar. Demikian juga
dengan suami-suami, meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan istri mereka
dan me-nyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga
mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, .... " (Injil -
Roma 1: 22-27).
JAWAB :
Kutipan konteks yang lengkap adalah seperti berikut :
Roma 1: 21-27
1:21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak
memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya
pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.
1:22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat,
tetapi mereka telah menjadi bodoh.
1:23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana
dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung,
binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.
1:24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan
hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.
1:25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan
dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus
dipuji selama-lamanya, amin.
1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu
yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar
dengan yang tak wajar.
1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan
yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang
terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan
laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang
setimpal untuk kesesatan mereka.
Kitab Roma ditulis oleh Rasul Paulus. Paulus menulis surat
ini untuk mempersiapkan jalan bagi pelayanannya di Roma serta rencana pelayanan
ke Sepanyol. Tema Surat Roma diketengahkan dalam Rom 1:16-17, yaitu bahwa di
dalam Tuhan Yesus dinyatakan kebenaran Allah sebagai jawaban terhadap murka-Nya
kepada dosa.
Roma 1: 16-17
1:16. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam
Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang
percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang
bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang
benar akan hidup oleh iman."
Seterusnya kita baca,
Roma 1: 28-32
1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui
Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk,
sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:
1:29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan,
keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu
muslihat dan kefasikan.
1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah,
kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang
tua,
1:31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak
mengenal belas kasihan.
1:32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan
hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum
mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan
mereka yang melakukannya.
Jadi dengan mudah kita dapat lihat semua gejala-gejala
tersebut adalah akibat daripada murka Allah atas kefasikan dan kelaliman
manusia. Jadi apa sebenarnya yang ingin dipersoalkan oleh Ahmed Deedat?
PENTING :
Ahmed Deedat amat gemar menghilangkan ayat-ayat dengan
tanda tiga titik berturutan seperti ?? Oleh itu, para pembaca diminta untuk
memberikan secukup perhatian dalam hal ini. Perkara ini dapat membuktikan
sejauh mana kejujuran Ahmed Deedat dalam mencari kebenaran.
Seterusnya, semua perkataan dalam kurungan tiada terdapat
dalam bahasa asli Alkitab. Ia merupakan tambahan daripada Ahmed Deedat sendiri.
Hal ini juga harus diberi perhatian yang penting karena dengan cara inilah
Ahmed Deedat cuba memesongkan kebenaran Alkitab.
Satu hal lagi, Ahmed Deedat yang dikenali sebagai Muslim
Scholar of the Christian Bible?di kalangan peminatnya tidak berupaya
membedakan antara kitab Injil dengan buku-buku lain dalam Alkitab! Ini jelas
menunjukkan bahwa julukan atau gelaran itu merupakan perlantikan sendiri. Untuk
pengetahuan para pembaca, hanya ada 4 buah kitab sahaja yang disebut Injil
dalam Alkitab yaitu Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes.
COMBAT KIT :
02. ARAB dan ARABIA:
Di dalam Injil.
(a) "Beban bagi Arab .... " (Injil - Yesaya 21:
13)
Beban: berarti tanggung jawab Arab Muslim, dan tentu saja
semua umat Islam saat ini sekarang, untuk menyebarkan agama Islam.
Yesaya menyebutkan ini setelah melihat bayangan sebuah
pasukan keledai dan pasukan unta (Yesaya 21: 7). Pasukan keledai ternyata
adalah Yesus Alaihis-Salam yang memasuki Yerusalem dengan mengendarai dua
keledai (Matius 21: 7). Lalu siapa "pasukan unta"? Tidak lain adalah
Muhammad yang datang sekitar enam ratus tahun sesudah kedatangan Yesus
Kristus. Jika kesimpulan ini tidak dapat diterima, maka berarti kenabian masih
belum terpenuhi.
JAWAB :
Memandangkan Ahmed Deedat amat gemar mengutip ayat sepotong-sepotong
dan tidak lengkap, adalah lebih baik sekiranya kita kutip ayat tersebut secara
lengkap untuk memperolehi konteks keseluruhannya.
Yesaya 21:13-17
21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu
akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!
21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air
kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!
21:15 Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya
terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap
kehebatan peperangan.
21:16 Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Dalam
setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar
akan habis.
21:17 Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari
bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah
mengatakannya."
Latar Belakang Yesaya 21
Yesaya 21 : 1 ?17 berbicara topik yang sama yaitu
penyerangan Sargon II raja Asyiria ke wilayah Babilon dan berlanjut ke wilayah
sekitar Mesir ditahun 720 - 715 SM. Suku-suku paling selatan yaitu Dedan dan
Tema harus menolong kerabat mereka yaitu suku Kedar yang tinggal disekitar
Sinai dari serbuan Sargon karena dilalui oleh jalur pasukan Sargon II saat akan
ke Mesir.
Manakala Yesaya 21: 7 pula tidak ada sangkut pautnya
dengan Yesus atau Muhammad. Itu adalah nubuat tentang jatuhnya Babilon yang
dapat kita pelajari dari ayat 9, dan ia menceritakan tentang peninjau
menyampaikan berita mengenai tertawannya kota dan hancurnya berhala-berhala.
Satu hal lagi yang penting adalah nubuat Yesus mengendarai keledai bukan
diambil dari ayat ini tetapi dari kitab Zakharia 9:9, Bersorak-soraklah
dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem!
Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan
mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.?
Sekiranya kita melihat konteks Yesaya 21:13-17, jelas
sekali ia merujuk kepada penghukuman ke atas Arab pada waktu itu. Ini dipenuhi
apabila Asyiria dan Babilon menyerang Arab sewaktu berada dalam kekuasaan
mereka. Dan lagi, pemenuhan nubuat ini terjadi lama sebelum Muhammad.
COMBAT KIT :
(b) ". . desa-desa yang
didiami Kedar" (Injil-Yesaya 42: 11).
"Arab dan semua pemuka Kedar.... " (Injil -
Yehezkiel 27: 21)
Ensiklopedi Injil standar Internasional mengutip yang
berikut ini dari A. S. Fulton:
" ... Dari rumpun Ismail, Kedar adalah yang paling
penting, dan oleh karena itu pada masa berikutnya nama tersebut diaplikasikan
untuk semua suku-suku liar padang pasir. Melalui Kedar (Arab Kedar) geneolog
Muslim menelusuri nenek moyang Muhammad dari Ismail."
JAWAB :
Apakah nabi Muhammad adalah keturunan Kedar ?
keturunan Ismail?
Kita lihat dulu silsilah pengasas agama Islam ini yang diambil dari :
http://media.isnet.org/islam/Silsilah/Muhammad02.html
(sebelah kiri)
http://www.ahle-sunnat.org.uk/PLINAGE3.html (sebelah kanan)
Kedua sumber sama untuk nama di bawah Adnan, namun berbeda
untuk nama diatas Adnan, berikut Nabit dan Kedar.
00 IBRAHIM ...vs 00 Prophet Ibrahim (Alaihi Salaam)
01 Isma'eel ?.vs 01 Prophet Ismail (Alaihi Salaam
02 NABIT ?....vs 02. QAIDAR (KEDAR)
03 Yashjub ?..vs 03. Nabt
04 Tayrah ?...vs 04. Al YAsa
05 Nahur ?...vs ??????
06 Muqawwam vs 05. Al Muqawwam
?????????.........vs 06 Yaqdud
?????????.........vs 07 Zayd
07 Udad ?.....vs 08. Adad
08 'ADNAN ......vs 09 Adnan
09 Mu'ad
10 Nizar
11 MUDAR
12 Ilyas
13 Mudrika
14 Khuzayma
15 Kinana
16 AL NADR (AL QURAYSH)
17 Malik
18 Fihr
19 Ghalib
20 Lu'ayy
21 Ka'ab
22 Murra
23 Kilab
24 Qussayy (Real name: Zayd)
25 'Abdu Manaf (Real name: Al Mughira)
26 Hashim (Real name: 'Amr) as Banu Hashim
27 'Abdu Al Mutallib (Real name: Shaiba)
28 'Abdullah
29 MUHAMMAD nabi pengasas Islam
Nama yang perlu mendapat perhatian adalah Nabit, Kedar,
Adnan, Mudhar dan Quraish.
Beberapa poin penting sehubungan dengan silsilah nabi
adalah :
PERTAMA :
Setidaknya ada 2 pendapat tentang asal usul nabi Muhammad, yaitu melalui Nabit dan melalui Kedar. Nabit adalah anak pertama Ismail,
sedang Kedar adalah anak ke-2 Ismail.
Kej 25 : 13 : ?Nebayot anak sulung Ismail, selanjutnya
Kedar
1. Dikutip dari Sirat Ibnu Ishaq
(Kitab Sejarah Nabi Tertua), buku 1,
Muhammadiyah University Press, 2002, halaman 4 :
Muhammad adalah anak dari Abdullah, bin Abdul Muttalib,
bin Hashim ? bin Mudhar ?bin Adnan ... bin Yashjub, bin Nabit, bin Ismail,
bin Ibrahim.
Nabi Muhammad adalah keturunan Nabit anak pertama
Ismail.
Siapa Ibn Ishaq?
Nama lengkapnya adalah Muhammad Ibn Ishaq Ibn Yasar. Lahir
di Medinah 704 M, meninggal di Baghdad 767 M. Mengumpulkan kisah-kisah tentang
kehidupan nabi Muhammad dengan sumber berasal dari ayah dan ke-2 pamannya. Buku
biografi tentang nabi yang direview kembali oleh Ibn Hisham adalah sumber
tertua tentang sejarah hidup nabi .
2. Dikutip dari Sejarah Hidup Muhammad,
Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfury
Robbani Press, 2002, halaman 46 ?47 :
Kedua, bagian yang mereka perselisihkan, antara setuju
dan tidak, yaitu diatas Adnan sampai Ibrahim. ??.
Bagian kedua, yaitu diatas Adnan. Adnan adalah bin Ad bin Humaisi
?. bin Iram bin Qidar bin Ismail bin Ibrahim
Nabi Muhammad adalah keturunan Kedar anak kedua
Ismail.
Jadi sejarah tertua mengkaitkan nabi Islam Muhammad dengan
Nabit (anak pertama), sementara tulisan yang belakangan mengkaitkan nabi
Muhammad dengan Qaidar (Kedar ?anak kedua Ismail).
Kenapa terjadi perubahan?
Kemungkinannya karena pakar-pakar Islam awal cenderung
mengkaitkan dengan anak sulung yaitu Nabit yang secara tradisi umumnya menjadi
anak yang mendapat hak kesulungan.
Sementara pakar Islam modern setelah lebih mengetahui
Alkitab ternyata mendapati :
?Nabit sama sekali tidak memegang peranan dan hampir
tidak disebutkan namanya. Bahkan malah dihubungkan dengan domba-domba yang
akan akan dikurbankan orang Israel.
Yesaya 60 : 7 : Segala kambing domba Kedar akan
berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu;
semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan
kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.
Tentu saja ayat ini tidak mengenakkan bagi pakar-pakar
muslim sehingga pandangan bahwa nabi Islam ini keturunan Nabit tidak lagi perlu
dipertahankan.
?Nama Kedar disebutkan dalam konotasi “kegembiraan?:
Yesaya 42 : 11 : "..demikian pun segala dusun yang
diduduki ORANG KEDAR, baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu
?".
Kalimat dalam Yes 42 kemudian dipergunakan untuk
menjustifikasi bahwa nabi Muhammad telah diramalkan dalam Alkitab melalui
Kedar, sementara bukit batu berarti wilayah Mekah yang berbukit-bukit.
Itu sebabnya silsilah harus diganti dari Nabit menjadi
Kedar.
Ironisnya, Kedar justru dikonotasikan sebagai musuh
Israel.
Mazmur 120 : 5 ?7 :
Ayat 5 : CELAKALAH aku karena harus tinggal sebagai
orang asing di Mesekh, karena harus diam diantara kemah-kemah KEDAR.
Ayat 6 : Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan
orang-orang yang MEMBENCI PERDAMAIAN.
Ayat 7 : Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku
berbicara, maka MEREKA MENGHENDAKI PERANG.
Jadi Kedar muncul dalam konteks CELAKA, PEPERANGAN dan
KETIDAKDAMAIAN.
Jika muslim berkeras bahwa Kedar menubuatkan nabi
(bangsa Arab), maka NUBUAT ALKITAB INI TERPENUHI dengan PEPERANGAN-PEPERANGAN
yang dilancarkan oleh nabi dan muslim selanjutnya.
Jika ayat ini menjadi tidak mengenakkan muslim, MUNGKIN di
kemudian hari akan ada perubahan lagi bahwa nabi keturunan dari Tema, anak
ke-9 Ismail.
Kej 25 : 13 : ? Hadad, TEMA, Yetur, ??
Perubahan dimungkinkan karena adanya sebuah oase di gurun
Nefud di Arab Tengah yang bernama TEIMA. Jadi nabi bisa dikaitkan dengan
TEMA ?dengan Ismail.
KEDUA :
Sebetulnya garis keturunan nabi Muhammad diatas Adnan
tidak dapat ditentukan lagi.
Perhatikan kutipan-kutipan berikut :
1. The Life of the Prophet Muhammad
AL- SIRA AL- NABAWIYYA by IBN KATHIR , volume 1
Translated by Professor Trevor le Gassick
Paper Back Reviewed by Dr A Fareed / Dr.M Fareed
Garnet Publishing ?UK, halaman 50 - 52
Siapa Imam Ibn Kathir?
Namanya Abul Fida Ismail ibn Abi Hafs Shihabuddin Omar ibn
Kathir ibn Daw ibn Kathir. Lahir di Busra (Syria) tahun 1302 M, meninggal 1373
M. Mengarang kitab tafsir yang diakui oleh muslim sebagai satu yang terbaik.
Berikut kutipannya :
1. Dilaporkan bahwa ibn Abbas berkata, “Antara Adnan
dan Ismail ada 30 generasi yang TIDAK DIKETAHUI?
2. Umar ibn Khatab menyatakan, “Kami mengetahui daftar
nenek moyang hanya SAMPAI KEPADA ADNAN?
3. Abu al-Aswad menyatakan bahwa dia mendengar Abu Bakar
Sulayman ibn Abu Khaytam, salah satu orang yang paling terkemuka dalam sejarah
suku Quraysh berkata, “Kami tidak pernah mengatahui ada orang yang mengetahui
garis keturunan SEBELUM ADNAN, DALAM BENTUK APAPUN.?
4. Sementara menurut Malik - Allah mengasihinya - Malik
menunjukkan ketidaksetujuannya ketika seseorang menyatakan silsilah nenek
moyangnya hingga ke Adam dan berkata, “Kapan informasi itu sampai kepadanya??
Ketika Malik ditanya silsilah hingga Ismail, dia menunjukkan
ketidaksetujuannya, dan bertanya, SIAPA YANG DAPAT MEMBERIKAN INFORMASI
SILSILAH ITU??
5. Ibn abbas dilaporkan ketika memeriksa silsilah nenek
moyang hingga Adnan, berkata, “Ahli silsilah telah BERBOHONG?
Jadi ada kebohongan untuk mengkaitkan nabi Muhammad
dengan Ismail dan Abraham dalam khazanah sejarah Islam.
Pada akhirnya Ibn Kathir hanya dapat meyakini nabi
Muhammad keturunan Kedar ?Ismail hanya atas dasar IMAN.
2. Ibn Sa'ad's Kitab Al-Tabaqat Al-Kabir Volume I
Terjemahan oleh S. Moinul Haq, M.A., PH.D dibantu oleh
H.K. Ghazanfar M.A.
Halaman 50 ?53 :
Siapa Muhammad Ibn Sa’d ?
Lahir di Basrah 783 M dan meninggal tahun 845 M. Belajar
agama dari Muhammad ibn Umar al-Waqidi. Dalam pencariannya terhadap ilmu, Ibn
Sa’d belajar hingga ke Kufa dan Madina. Otoritasnya diakui oleh ulama
belakangan yaitu : Ibn Hajar, adh-Dhahabi, al-Khatib al-Baghdadi dan Ibn
Khallikan.
Berikut kutipannya :
1. ?. menurut Urwah : Kami tidak menemukan seorangpun
yang dapat mengetahui silsilah DIATAS MA‘ADD IBN ‘ADNAN.
2. ? Aku mendengar Abu Bakar Ibn Sulayman Ibn Abu
Hathamah berkata ? Kami tidak menemukan dengan pasti pengetahuan dari ilmuwan
ataupun dari sajak-sajak kuno tentang silsilah DIATAS MA‘ADD IBN ‘ADNAN?
Jelas bahwa silsilah nabi hanya diketahui sampai Adnan
saja. Jadi sebetulnya TIDAK ADA YANG TAHU garis keturunan sebelum Adnan.
Kalau memang tidak ada yang tahu, bagaimana bisa
mengkaitkan nabi dengan Adnan dan dengan Ismail?
KETIGA :
Bahkan silsilah nabi dari MUDHAR juga baru muncul
BELAKANGAN. Dan lagi-lagi muncullah Jibril yang menyelamatkan (mirip saat ingin
menikahi Zainab) dengan memberitahu garis keturunan nabi Muhammad melalui
Mudhar.
Ibn Sa'd, Kitab al-Tabaqat al-Kabir, Volume I,
Terjemahan oleh S. Moinul Haq, M.A., PH.D dibantu oleh
H.K. Ghazanfar M.A.
halaman 4 :
Ma'n Ibn 'Isa al-Ashja'i al-Qazzaz (pedagang sutera)
menginformasikan : dia berkata : Muawiyah Ibn Salih menginfrmasikan menurut
Yahya Ibn Jabir yang telah melihat beberapa sahabat Rasulullah dan berkata
: Bani Fuhayrah mendatangi Rasulullah dan berkata kepadanya : “Rasulullah
adalah dari golongan kami? Rasulullah menjawab : “Sunguh, JIBRIL
TELAH MEMBERITAHUKAN KEPADAKU BAHWA AKU TERMASUK KETURUNAN MUDHAR.?
Ini mengindikasikan bahwa :
1. Bani Fuhayrah tidak mengetahui bahwa nabi Muhammad
adalah dari keturunan Mudhar
2. Garis keturunan nabi Muhammad hanya diketahui setelah
menerima wahyu dari Jibril.
Konsekuensi lebih lanjut adalah garis keturunan bani
Quraish dari Mudhar, dari Adnan dan dari Ismail tidak diketahui sebelum
munculnya nabi Muhammad karena kalau pengetahuan ini sudah ada kan tidak
perlu Jibril mewahyukan sesuatu yang sudah diketahui ramai orang.
Atau dengan kata lain garis keturunan itu DIKARANG
kemudian.
KEEMPAT :
Pandangan bahwa Ismael adalah bapa bangsa Arab sebenarnya
baru muncul pada awal berkembangnya Islam. Pada jaman pra Islam, tidak ada yang
berpendapat bahwa Ismail adalah bapa bangsa Arab.
Beberapa pakar Islam mengakui hal tersebut :
1) Dr. Taha Hussein, seorang profesor dari Mesir,
pendapatnya dikutip dalam buku Mizan al Islam karya Anwar Jundi?
halaman 170 :
“Dalam kasus cerita Abraham dan Ismail membangun Kabah
cukup jelas, cerita ini MUNCUL BELAKANGAN disaat Islam mulai berkembang.
Islam mengeploitasi kisah ini untuk kepentingan agama?
Siapa DR. Taha Husayn?
Dikutip dari :
Encyclopaedia Britannica edisi 2003
Sub Topik : Taha Hussein
Terjemahan bebas :
Lahir Nov. 14, 1889, Maghaghah, Mesir
Meninggal Oct. 28, 1973, Kairo
Figur yang menonjol dalam khasanah Mesir modern
?.Ditahun 1902 dia belajar di Al-Azhar, Kairo ? Ditahun 1908 dia masuk
Universitas Kairo dan di tahun 1914 menjadi orang pertama yang meraih gelar
doktor ? Taha menjadi professor Kebudayaan Arab di Universitas Kairo, karirnya
dipenuhi dengan gejolak karena pandangan-pandangan kritisnya yang sering
membuat marah kaum Islam ortodoks. ?Tahun 1926 dia menerbitkan buku On
Pre-Islamic Poetry, dalam buku ini dia menyimpulkan beberapa syair-syair
yang dinyatakan pra Islam sebetulnya adalah pemalsuan oleh muslim kemudian
karena beberapa alasan, salah satunya adalah untuk memberikan otoritas kepada
Al-Qur’an. Karena buku ini, dia dinyatakan kafir. ?. Taha kemudian menjabat
sebagai Menteri Pendidikan ditahun 1950 ?1952 ?.
2) W Aliyudin Shareef, dalam buku In Response
to Robert Morey’s Islamic Invasion? halaman 3 ?4 :
“Pada masa sebelum Islam, Ismail TIDAK PERNAH
DISEBUTKAN sebagai Bapa Bangsa Arab?
Jadi jelas bahwa :
TIDAK ADA BUKTI BAHWA NABI MUHAMMAD ADALAH KETURUNAN
KEDAR/NABIT - ISMAIL - IBRAHIM.
COMBAT KIT :
(c) ".... Dia (Muhammad )
tampak bersinar dari pegunungan Paran (di Arab) dan datang dari tengah-tengah
puluhan ribu orang yang kudus (mengacu pada saat penaklukan Makkah oleh
Muhammad)." (Injil - Ulangan 33: 2).
JAWAB :
Perlu diingat bahwa semua tulisan dalam kurungan adalah imaginasi
Ahmed Deedat sendiri dan tiada dalam Alkitab. Tambahan-tambahan ini merupakan
satu usaha yang amat licik dan keji. Dia bukan sahaja berbohong tetapi juga
berjaya memerangkap umat Islam dalam kebohongannya itu. Kutipan yang lengkap
adalah,
Ulangan 33:2
33:1. Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu,
kepada orang Israel sebelum ia mati.
33:2 Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan
terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan
datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya
tampak kepada mereka api yang menyala.
Paran ada di Semenanjung Sinai dan jelas tidak mungkin
Mekah dengan memperhatikan kutipan berikut.
PERTAMA
Kej 21 : 21
Maka tinggallah ia di padang gurun Paran dan ibunya
mengambil seorang istri baginya dari tanah Mesir.
Jika Ismail tinggal di Mekah, apa perlunya Hagar sang ibu
harus pergi jauh-jauh ke Mesir untuk mencari istri bagi Ismail?
Bayangkan perjalanan yang harus diambil dengan melalui
jalur laut :
?Dari Mekah ke Jedah jarak sekitar 90 km
?Dari Jedah harus naik kapal menyeberang Laut Merah yang
lebarnya sekitar 200 km, mendarat di sekitar Port Sudan
?Dari Port Sudan ke kota kuno Mesir, misalkan ke Thebe
jaraknya sekitar 600 km
Perjalanan Hagar diatas bisa memakan waktu berbulan-bulan
hanya untuk sekadar mendapatkan menantu. Tidak masuk akal.
Sebaliknya jika Paran ada di timur jazirah Sinai maka
penuturan Alkitab sangat masuk akal.
KEDUA
Bilangan 13 : 1 - 3
‘Tuhan berfirman kepada Musa, “Suruhlah beberapa orang
mengintai tanah Kanaan yang akan Kuberikan kepada orang Israel ? Lalu Musa
menyuruh mereka dari padang gurun Paran, sesuai dengan titah Tuhan?
Apakah nabi Musa menyuruh mengintai Kanaan dari Mekah yang
jauhnya sekitar 1400 km dari Kanaan. Tidak masuk akal. Apakah ada ayatnya di
Qur’an yang menyebutkan nabi Musa dan umat Israel pergi ke Mekah? Sebaliknya
jika Paran ada di timur jazirah Sinai maka penuturan Alkitab sangat masuk akal.
KETIGA
1 Samuel 25 : 1
Dan matilah Samuel ; seluruh Israel berkumpul meratapi dia
dan menguburkan dia dirumahnya di Rama. Dan Daud berkemas, lalu pergi ke padang
gurun Paran.
Apa perlunya raja Daud pergi ke Mekah yang jauhnya sekitar
1400 km dari Rama? Tidak masuk akal. Apakah ada ayatnya di Qur’an yang
menyebutkan nabi Daud pergi ke Mekah? Sebaliknya jika Paran ada di timur
jazirah Sinai maka penuturan Alkitab sangat masuk akal.
Jadi kutipan 3 ayat diatas, bisa disimpulkan bahwa PARAN
TIDAK MUNGKIN MEKAH KARENA JARAKNYA TERLALU JAUH.
Sudah sedia maklum bahwa ketika menakluki Mekah, Muhammad
bersama-sama dengan sepuluh ribu pengikutnya. Tetapi dalam ayat di atas
dikatakan bahwa “Ia?harus datang dari tengah-tengah PULUHAN ribu orang
kudus. Oleh itu, paling sedikit jumlah pengikut adalah dua puluh ribu orang.
Nampaknya Muhammad terkeluar dari maksud ayat ini karena kekurangan sepuluh
ribu orang kudus lagi. Sekiranya “Ia?merujuk kepada Allah, penuturan Alkitab
sangat masuk akal.
COMBAT KIT :
(d) "... dan Aku (Tuhan)
akan membangkitkan kecemburuan mereka (bangsa Yahudi) dengan yang bukan umat
(bangsa Arab) dan akan menyakiti hati mereka (bangsa Yahudi) dengan bangsa yang
bebal," (bangsa Arab sebelum Islam). (Injil - Ulangan 32: 21)
JAWAB :
Ayat yang lengkap,
Ulangan 32: 21
Mereka membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah,
mereka menimbulkan sakit hati-Ku dengan berhala mereka. Sebab itu Aku akan
membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan menyakiti hati
mereka dengan bangsa yang bebal.
Orang-orang yang bukan umat adalah merujuk kepada
orang-orang non-Yahudi (gentiles) ataupun bangsa asing. Bangsa yang
bebal pula adalah bangsa yang tidak mempunyai hukum Taurat yang juga adalah
bangsa asing selain bangsa Yahudi. Dalam sejarah Israel, umat Yahudi banyak
sekali ditakluki oleh bangsa-bangsa asing. Oleh itu, tidak ada justifikasi yang
tepat untuk menyatakan bahwa nubuat itu adalah HANYA untuk bangsa Arab.
Semua bangsa asing yang pernah menakluki Israel amat sesuai dengan nubuat ini.
COMBAT KIT :
03. IBRAHIM:
Dia mengawini saudara perempuannya sendiri (Sarah) (?)
(a) "Mengapa engkau (Ibrahim) mengatakan: dia (Sarah)
adalah adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi istriku? Sekarang, inilah
istrimu (Sarah), ambillah dan pergilah." (Injil - Kejadian 12: 19).
(b) "Lagipula ia (Sarah) benar-benar saudaraku, anak
ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi ia kemudian menjadi istriku."
(Injil - Kejadian 20: 12).
Hajar istri Ibrahim! "... dan (dia, Sarah)
memberikan-nya (Hajar) kepada suaminya, untuk menjadi istrinya." (Injil -
Kejadian 16: 3).
JAWAB :
Sarah adalah adik tiri Abraham, ayah sama tetapi berlainan
ibu (Kej 20:12). Walau bagaimanapun, hal ini nampaknya tidak menjadi masalah
pada waktu itu. Allah sendiri memanggil Sarah sebagai isteri Abraham yang sah.
Kejadian 17:15-16
15 Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham:
"Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi
Sara, itulah namanya.
16 Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan
memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya,
sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari
padanya."
Namun pada zaman Musa, hal ini sudah tidak diizinkan lagi.
Imamat 20:17
Bila seorang laki-laki mengambil saudaranya perempuan,
anak ayahnya atau anak ibunya, dan mereka bersetubuh, maka itu suatu perbuatan
sumbang, dan mereka harus dilenyapkan di depan orang-orang sebangsanya; orang
itu telah menyingkapkan aurat saudaranya perempuan, maka ia harus menanggung
kesalahannya sendiri.
Berhubung dengan Hajar, Allah tidak pernah mengangkatnya
menjadi isteri Abraham melainkan itu merupakan usaha Sara sendiri.
Kejadian 16:3
Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang
Mesir itu, --yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah
Kanaan--,lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya.
Beberapa ayat lain yang harus ditelaah adalah seperti
berikut:
Kejadian 21:12
"Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: 'Janganlah
sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara
kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu
ialah yang berasal dari Ishak.'"
Perhatikan ayat di atas di mana Allah memanggil Hajar
sebagai budak dan bukan isteri Abraham. Ungkapan "yang akan disebut
keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak", dapat dibandingkan dengan
penjelasan berikut ini:
Roma 9:7-8
"dan juga tidak semua yang terhitung keturunan
Abraham adalah anak Abraham, tetapi: 'Yang berasal dari Ishak yang akan disebut
keturunanmu.' Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah,
tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar."
COMBAT KIT :
Kenabian yang tidak Terpenuhi:
(a) "Kepadamu (Ibrahim) dan kepada keturunanmu akan
Kuberikan negeri ini yang kau diami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah
Kanaan (Palestina) akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku
akan menjadi Allah mereka." (Injil-Kejadian 17: 8, juga Kejadian 13:15 dan
Keluaran 32: 13).
Kasihan Ibrahim Alaihis-salam, dia tidak menerima sepetak
tanah pun secara cuma-cuma!
(b) "Dan Allah tidak memberikan milik pusaka
kepadanya (Ibrahim), bahkan setapak tanah pun tidak, tetapi Ia (Tuhan) berjanji
akan memberikan tanah itu kepadanya menjadi kepunyaannya ...." (Injil -
Kisah Para Rasul 7: 5).
JAWAB :
Kejadian 17:8, "Kepadamu dan kepada
keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni
seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan
Aku akan menjadi Allah mereka."
Kisah Para Rasul 7:5, "dan di situ
Allah tidak memberikan milik pusaka kepadanya, bahkan setapak tanahpun tidak,
tetapi Ia berjanji akan memberikan tanah itu kepadanya menjadi kepunyaannya dan
kepunyaan keturunannya, walaupun pada waktu itu ia tidak mempunyai anak."
kai ouk edwken autw klhronomian en auth oude bhma podoV
kai ephggeilato autw dounai eiV katascesin authn kai tw spermati autou met
auton ouk ontoV autw teknou
kai ouk edôken aut?klêronomian en aut?oude bêma podos
kai epêggeilato aut?dounai eis kataskhesin autên kai t?spermati autou met
auton ouk ontos aut?teknou
Ada perbedaan antara harta pusaka (Yunani klhronomia-klêronomia,
pusaka, warisan) dengan milik (katascesiV-kataskhesis). Tanah Kanaan
bukanlah klhronomia-klêronomia bagi Abraham, tanah yang menjadi
pusakanya adalah ladang Efron yang terletak di Makhpela (Kejadian 23:17). Tanah
ini diperoleh dengan pembelian dan bukan merupakan pemberian langsung dari
Allah. Tanah Kanaan bukan merupakan klhronomia-klêronomia melainkan katascesiV-kataskhesis.
Dalam Alkitab kata klhronomia-klêronomia diterapkan kepada
milik-kepunyaan terhadap sesuatu bukan karena jasa dalam bekerja melainkan
karena pembelian, perolehan dalam perang, ataupun karena pembagian.
Milik, Yunani katascesiV-kataskhesis berasal dari
kata kerja katacw-katekho, berpegang teguh, menahan (seseorang, supaya
tinggal lebih lama)", jadi katascesiV-kataskhesis cenderung
bermakna spiritual ketimbang material.
2 Korintus 6:10, "sebagai orang
berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun
memperkaya banyak orang; sebagai orang tak bermilik (mhden-econteV, mêden
ekhontes), sekalipun kami memiliki segala sesuatu (panta kateconteV, panta
katekhontes)."
Allah memang berjanji memberikan tanah itu kepadanya
(Abram, sebelum bernama Abraham) dalam arti milik (katascesiV-kataskhesis)
kepada keturunan Abram karena milik keturunannya berarti miliknya. Ini adalah
ungkapan yang biasa dalam bahasa Ibrani.
Kejadian 12:7, "Ketika itu TUHAN
menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: 'Aku akan memberikan negeri ini
kepada keturunanmu.' Maka didirikannya di situ mezbah bagi TUHAN yang telah
menampakkan diri kepadanya."
Pusaka yang sesungguhnya, yang sudah diungkapkan secara
lebih spiritual dalam Perjanjian Lama, bukannya tanah Kanaan, melainkan berkat
ilahi, kota surgawi, tanah terjanji yang sesungguhnya, Kerajaan Allah, yaitu
hidup kekal yang diberikan sebagai jaminan harapan; akhirnya Allah sendiri.
Ulangan 10:9, "Sebab itu suku Lewi tidak
mempunyai bagian milik pusaka bersama-sama dengan saudara-saudaranya; Tuhanlah
milik pusakanya, seperti yang difirmankan kepadanya oleh TUHAN, Allahmu."
Mazmur 16:5, "Ya TUHAN, Engkaulah
bagian warisanku dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang
diundikan kepadaku."
Mazmur 73:26, "Sekalipun dagingku
dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya."
COMBAT KIT :
04. KEMUSTAHILAN di dalam
kitab Tuhan (?) Injil:
a. KITAB BILANGAN: Seekor keledai berbicara.
22:27 Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu
dengan Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu dipukulnyalah
keledai itu dengan tongkat.
22:28 Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga
ia berkata kepada Bileam: "Apakah yang kulakukan kepadamu, sampai engkau
memukul aku tiga kali?"
22:29 Jawab Bileam kepada keledai itu: "Karena engkau
mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku, tentulah engkau
kubunuh sekarang."
JAWAB :
Malaikat Tuhan membuat keledai itu berbicara. Bileam yang
salah itu ditegur, melalui keledainya. Keledai tidak bisa maju tidak bisa lari
karena ia melihat malaikat yang membawa pedang. Karena keledainya berhenti,
Bileam marah memukul keledai itu supaya berjalan. Tiba-tiba Tuhan membuka mulut
keledai, berbicara dalam bahasa manusia, "Kenapa tuan memukuli saya?"
Kejadian ini menegur Bileam yang tidak taat kepada perintah Tuhan,
penjelasannya sebagai berikut :
Baca selengkapnya Bilangan 22 :
Bileam yang kelihatannya patuh pada Tuhan tetapi
sebenarnya tidak taat dan patuh pada Tuhan. Balak bertanya kepada Tuhan dan
Tuhan memerintahkan agar jangan Bileam ini pergi bersama-sama dengan Raja Moab,
dan jangan mengutuk bangsa Israel (ayat 9-12). Jika saja Bileam ini seorang
nabi yang takut akan Tuhan, dia akan langsung mengatakan tidak kepada
orang-orang suruhan Balak. That'll be the end of the story!
Tetapi ternyata kejadiannya tidak berhenti sampai di situ.
Bileam tergiur dengan upah penenung yangg dibawa oleh suruhan Raja Balak, dan
dengan janji-janji yang ditawarkan oleh Raja Balak, sehingga Bileam berani
untuk bertanya kepada Tuhan untuk yang ke 2 kalinya. Mungkin dia berpikir..
"hhmm siapa tahu Tuhan akan berubah pikiran?!"
Tuhan melihat isi hati Bileam, bahwa sebenarnya hati
Bileam itu tergiur dengan segala apa yang ditawarkan oleh Raja Balak. Oleh
karena itu, waktu Tuhan ditanya yang ke 2 kali oleh Bileam, Tuhan jawabnya :
"Jikalau orang-orang itu memang sudah datang untuk memanggil engkau,
bangunlah, pergilah bersama-sama dengan mereka, tetapi hanya apa yang akan
Kufirmankan kepadamu harus kaulakukan." (ayat 20)
Mengapa kali ini Allah mengizinkan Balak pergi?
Walaupun sebenarnya Tuhan punya kehendak Bileam untuk
tidak pergi. Tetapi karena Bileam adalah manusia yang punya free-will,
dan yang hatinya sedang tergiur akan upah yang dari Raja Balak, akhirnya pun
dia berani untuk bertanya lagi kepada Tuhan. Melihat itu Tuhan tahu bahwa
Bileam hanya ingin melakukan rencananya sendiri, dan seakan-akan dia minta
persetujuan dari Tuhan untuk memberkati rencananya. Dan pada akhirnya Tuhan
sepertinya mengabulkan kehendaknya itu, meskipun demikian Tuhan memberikan
Bileam batas-batas untuk hanya mengatakan apa yang Tuhan akan sampaikan untuk
bangsa Israel.
Prinsip ini juga ada di ayat Yehezkiel 14:4. Ini ayatnya
dari KJV;
Therefore speak unto them, and say unto them, Thus
saith the Lord GOD; Every man of the house of Israel that setteth up his idols
in his heart, and putteth the stumblingblock of his iniquity before his face,
and cometh to the prophet; I the LORD will answer him that cometh according to
the multitude of his idols..
LAI :
Oleh sebab itu berbicaralah kepada mereka dan katakan:
Beginilah firman Tuhan ALLAH: Setiap orang dari kaum Israel yang menjunjung
berhala-berhalanya dalam hatinya dan menempatkan di hadapannya batu sandungan
yang menjatuhkannya ke dalam kesalahan, lalu datang menemui nabi--Aku, TUHAN
sendiri akan menjawab dia oleh karena berhala-berhalanya yang banyak itu..
Jadi kalau di dalam hati kita sudah ada idol/ilah lain
yang sangat kita ingini, atau kita nomer satukan... dan ketika kita berdoa sama
Tuhan, maka Tuhan akan menjawab doa-doa kita "according to"
idols/ilah-ilah yang ada di dalam hati kita. Dan kita akan berpikir bahwa Tuhan
itu SETUJU dengan apa yang kita sedang jalankan. Padahal sebenarnya Tuhan tidak
setuju.
Peristiwanya dengan keledai yang bisa berbicara akibat
kuasa Tuhan melalui malaikat yang menampakkan diri. Peristiwa ini merupakan
peristiwa kiasan / nubuat dan menjadi peringatan bagi orang yang jalannya
menuju kebinasaan. Bileam mengakui Aku telah berdosa, karena aku tidak
mengetahui bahwa engkau ini berdiri di jalan menentang aku. Ayat 35: Maksud
ilahi dapat dilihat disini, bahwa Tuhan memperkenankan Bileam pergi bersama
pemuka-pemuka Balak, tetapi dia hanya boleh berkata-kata kepada Israel sesuai
yang difirmankan Allah.
Sebagai perbandingan:
1. QS 27 : 18 - 19 : Semut berbicara
Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah
seekor semut: "Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar
kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak
menyadari"; maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan
semut itu. Dan dia berdo'a: "Ya Rabbku, berilah aku ilham untuk tetap
mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua
orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan
masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang
saleh".
2. QS 27 : 21 - 28 : Burung berbicara
Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan keras,
atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku
dengan alasan yang terang". Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud),
lalu ia berkata:"Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum
mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang
diyakini. Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan
dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. Aku
mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah
menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi
mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, agar mereka
tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di
bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.
Allah, tiada Ilah Yang disembah kecuali Dia, Rabb Yang mempunyai 'Arsy yang
besar". Berkata Sulaiman:"Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah
kamu termasuk orang-orang yang berdusta. Pergilah dengan (membawa) suratku ini,
lalu jatuhkanlah kepada mereka, kemudian berpalinglah dari mereka, lalu
perhatikanlah apa yang mereka bicarakan".
Lagi-lagi Deedat mengkritik kitabnya sendiri!
COMBAT KIT :
b. KITAB IMAMAT : Unggas berkaki empat.
11:20 Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan
dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.
JAWAB :
Jangan salah mengartikan kalimat :
Imamat 11:20 : Konteks, binatang yang haram untuk
dimakan.
LAI TB : Segala binatang yang merayap dan bersayap dan
berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.
NKJV : All flying insects that creep on all fours
shall be an abomination to you.
NIV : 'All flying insects that walk on all fours
are to be detestable to you.
KOL SHERETS HAOF HAHOLEKH AL-ARBA SHEKETS HU LAKHEM
Dalam Lexicon Ibrani :
Kata Sherets dibaca sheh'-rets artinya :
Teeming or swarming things, creepers, swarmers of insects,
animals, small reptiles, quadrupeds.
Kata ini berasal dari kata Sharats dibaca shaw-rats' (#
8317) yang arti dasarnya merangkak, mengeriap --> Sherets -->
binatang merayap.
Maka terjemahan Lembaga AlKitab Indonesia TB :
“Segala binatang yang merayap dan bersayap?sudah jelas
artinya adalah binatang semacam serangga; tidak bisa diartikan sebagai unggas
(Apakah ayam merayap?).
Contoh : Lalat, bersayap dan berkaki lebih dari dua.
COMBAT KIT :
c. KITAB IMAMAT: Kelahiran
anak perempuan mempunyai masa nifas dua kali lebih banyak.
12:2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang
perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki, maka najislah ia selama tujuh
hari. Sama seperti pada hari-hari ia bercemar kain ia najis.
12:3 Dan pada hari yang kedelapan haruslah dikerat daging
kulit khatan anak itu.
12:4 Selanjutnya tiga puluh tiga hari lamanya perempuan
itu harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas, tidak boleh ia kena
kepada sesuatu apapun yang kudus dan tidak boleh ia masuk ke tempat kudus,
sampai sudah genap hari-hari pentahirannya.
12:5 Tetapi jikalau ia melahirkan anak perempuan, maka
najislah ia selama dua minggu, sama seperti pada waktu ia bercemar kain;
selanjutnya enam puluh enam hari lamanya ia harus tinggal menantikan pentahiran
dari darah nifas.
JAWAB :
Imamat 12 : 1-5 PENTAHIRAN SESUDAH MELAHIRKAN ANAK
12:1 TUHAN berfirman kepada Musa, demikian:
12:2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang
perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki, maka najislah ia selama tujuh
hari. Sama seperti pada hari-hari ia bercemar kain ia najis.
12:3 Dan pada hari yang kedelapan haruslah dikerat daging
kulit khatan anak itu (sunat).
12:4 Selanjutnya tiga puluh tiga hari lamanya perempuan
itu harus tinggal menantikan pentahiran dari darah nifas, tidak boleh ia kena
kepada sesuatu apa pun yang kudus dan tidak boleh ia masuk ke tempat kudus,
sampai sudah genap hari-hari pentahirannya.
12:5 Tetapi jikalau ia melahirkan anak perempuan, maka
najislah ia selama dua minggu, sama seperti pada waktu ia bercemar kain;
selanjutnya enam puluh enam hari lamanya ia harus tinggal menantikan pentahiran
dari darah nifas.
Ayat diatas tidak boleh diartikan bahwa perempuan
mempunyai masa nifas 2X lebih banyak, penjelasannya sebagai berikut :
Peraturan pentahiran untuk wanita ini masuk dalam kategori
“Seremonial? Sehingga hal-hal yang rumit dalam peraturan pentahiran wanita,
dan istilah ‘perempuan najis (kotor)?yang seolah-olah peraturan itu kasar,
tetapi sebenarnya tidak.
Berdasarkan Ilmu pengetahuan yang mengkaji aspek
kesehatan. Peraturan-paraturan ini justru melindungi kaum wanita untuk
memberikan kepada mereka rehat, maka pemahaman kata “najis?ini sama sekali
berbeda dengan “orang berdosa? Kaum wanita memerlukan rehat dalam masa-masa
kodrati yang dialami kaum wanita ini (masa haid dan masa setelah melahirkan).
Lazimnya dalam tempo 7 hari dalam setiap 28 hari seorang wanita mengalami masa
subur, hukum ini lebih lanjut dalam rangka mengemban mandat dari Allah
(Kejadian 1:28 ). Penggenapan hukum-hukum ini terikat pada kehidupan
sehari-hari manusia. Hukum Tuhan berkuasa didalam keseluruhannya secara jasmani
maupun rohani ( 2 Kor 7:1).
Peraturan bagi kaum perempuan untuk tempo pentahirannya
ini mereka dilarang :
1. Memegang Kitab-kitab Suci (Firman Tuhan)
2. Tidak menghadiri pertemuan jemaat
3. Tidak melakukan hubungan seksual.
Ini adalah tradisi Yahudi.
Hukum ini sebagian tetap dijaga baik oleh kaum Muslim yang
mempunyai peraturan perempuan yang sedang haid tidak diperbolehkan sholat,
tidak diperbolehkan berpuasa, tidak melakukan hubungan seksual, juga tidak
boleh menyentuh Kitab Suci.
Maka ayat-ayat diatas berkenaan dengan kesehatan atas
kodrati kaum wanita. Penting sekali kala itu peraturan ini diberikan agar
wanita memelihara kebersihannya dan mendapatkan rehat. Dan pada masa rehatnya
ini perlu juga ditaati oleh kaum pria.
Ayat-ayat yang seolah-olah merugikan kaum wanita justru
melindungi wanita, sehingga wanita mendapat masa rehat / masa kuarantina. Maka
dengan ini seorang lelaki yang mempunyai ikatan perkawinan dengan wanita itu
diwajibkan memandang serius peraturan ini terutama dalam mengemban mandat Allah
untuk beranak-pinak memenuhi bumi (Kejadian 1:28 ).
Jikalau yang dilahirkan adalah anak laki-laki : Masa najis
pertama berlangsung selama 7 hari setelah melahirkan, hari ke 8 setelah anaknya
lahir ada upacara ritual sunat (bandingkan dengan kejadian 21:4) Si ibu boleh
menghadirinya. Sesudah itu upacara ritual penyunatan itu, ibunya akan kembali
masuk dalam masa rehat selama 33 hari.
Jikalau yang dilahirkan adalah anak perempuan : (yang
notabene tidak melakukan upacara penyunatan). Masa kenajisannya ini dikalikan 2
yang berjumlah total 66 hari, pentahiran dari darah nifas. Tidak dijelaskan
dalam ayat tersebut mengapa hal ini diharuskan, mungkin dalam Kitab Ibrani
Talmud ada penjelasan-penjelasan lain, yang alasannya mungkin tidak hanya
terkait pada alasan biologis semata atau masa rehat wanita setelah melahirkan.
COMBAT KIT :
d. KITAB HAKIM-HAKIM: Samgar
membunuh 600 orang dengan sebuah tongkat penghalau lembu.
3:31. Sesudah dia, bangkitlah Samgar bin Anat; ia
menewaskan orang Filistin dengan tongkat penghalau lembu, enam ratus orang
banyaknya. Demikianlah ia juga menyelamatkan orang Israel.
e. KITAB HAKIM-HAKIM: Simson membunuh 1000 orang dengan
tulang rahang keledai.
15:15 Kemudian ia menemui sebuah tulang rahang keledai
yang masih baru, diulurkannya tangannya, dipungutnya dan dipukulnya mati seribu
orang dengan tulang itu.
15:16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai
bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."
JAWAB :
Dalam Alkitab ada banyak sekali kisah adi-kodrati yang
diluar akal manusia, contoh ayat diatas dan juga pada kisah-kisah lain:
Misalnya Daud melawan Goliat hanya dengan “batu? kisahnya ditulis dalam 1
Samuel 17:1-58 dan dengan batu tersebut, Daud mengalahkan Goliat oleh
pertolongan Tuhan yang ajaib, yang mengarahkan dengan tepat batu itu ke dahi
Goliat, bagian yang tidak terlindungi oleh pakaian perang Goliat, batu itu
terbenam ke dalam kepala dan mengenai otak Goliat sehingga membuat Goliat mati.
Juga kisah-kisah heroik lainnya ie. runtuhnya tembok Yeriko,
kemenangan-kemenangan Israel melawan Amalek yang dimenangkan ketika Musa
mengangkat tangannya, dan sebagainya.
Laut merah terbelah, tongkat menjadi ular dan lain-lain,
bukankah kisah ini juga diimani dalam kepercayaan agama samawi lainnya? Bisakah
diterima akal?
COMBAT KIT :
f. KITAB WAHYU: Seekor macan
tutul (harimau bintang) berkepala tujuh.
13:1Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam
laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh
mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul,
dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu
memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
JAWAB :
Kitab Wahyu ditulis dengan bahasa-bahasa kias, maka
ungkapan diatas tidak boleh diartikan secara harfiah. Untuk menafsirkannya
perlu pemahaman latar belakang tentang Eskatologi.
Binatang berkepala tujuh artinya : KEPALA = KERAJAAN,
BAGIAN-BAGIAN KERAJAAN
Rujukan ayat-ayat yang lain :
Daniel 7: 6: "Lagipula binatang itu
berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan."
Wahyu 12: 3: "Seekor naga merah padam yang
besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh."
Wahyu 13: 1: "Lalu saya melihat seekor
binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh."
Wahyu 17: 3: "Dan aku melihat seorang
perempuan duduk di atas Seekor binatang yang merah ungu.... Mempunyai tujuh
kepala dan sepuluh tanduk."
Wahyu 17: 9, 10 "Ketujuh kepala itu adalah
tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk, ketujuhnya adalah juga tujuh
raja (kerajaan)."
COMBAT KIT :
g. KITAB 2 RAJA-RAJA: Memakan
tahi dan meminum air kencing (lihat juga Yesaya 36:12).
18:26 Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah
kepada juru minuman agung: "Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada
hamba-hambamu ini, sebab kami mengarti; tetapi janganlah berbicara dengan kami
dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok."
18:27 Tetapi juru minuman agung berkata kepada mereka:
"Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini
hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang duduk
di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya bersama-sama
dengan kamu?"
JAWAB :
Kutipan ayat :
2 RAJA RAJA 18:13-37 YERUSALEM DIKEPUNG OLEH SANHERIP
18:13 Dalam tahun keempat belas zaman raja Hizkia majulah
Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota berkubu negeri Yehuda, lalu
merebutnya.
18:14 Hizkia, raja Yehuda, mengutus orang kepada raja
Asyur di Lakhis dengan pesan: "Aku telah berbuat dosa; undurlah dari
padaku; apa pun yang kaubebankan kepadaku akan kupikul." Kemudian raja
Asyur membebankan kepada Hizkia, raja Yehuda, tiga ratus talenta perak dan tiga
puluh talenta emas.
18:15 Hizkia memberikan segala perak yang terdapat dalam
rumah TUHAN dan dalam perbendaharaan istana raja.
18:16 Pada waktu itu Hizkia mengerat emas dari pintu-pintu
dan dari jenang-jenang pintu bait TUHAN, yang telah dilapis oleh Hizkia, raja
Yehuda; diberikannyalah semuanya kepada raja Asyur.
18:17 Sesudah itu raja Asyur mengirim panglima, kepala
istana dan juru minuman agung dari Lakhis kepada raja Hizkia di Yerusalem
disertai suatu tentara yang besar. Mereka maju dan sampai ke Yerusalem. Setelah
mereka maju dan sampai di situ, mereka mengambil tempat dekat saluran kolam
atas yang di jalan raja pada Padang Tukang Penatu.
18:18 Dan ketika mereka memanggil-manggil kepada raja,
keluarlah mendapatkan mereka Elyakim bin Hilkia, kepala istana, dan Sebna,
panitera negara, serta Yoah bin Asaf, bendahara negara.
18:19 Lalu berkatalah juru minuman agung kepada mereka:
"Baiklah katakan kepada Hizkia: Beginilah kata raja agung, raja Asyur:
Kepercayaan macam apakah yang kaupegang ini?
18:20 Kaukira bahwa hanya ucapan bibir saja dapat
merupakan siasat dan kekuatan untuk perang! Sekarang, kepada siapa engkau
berharap, maka engkau memberontak terhadap aku?
18:21 Sesungguhnya, engkau berharap kepada tongkat bambu
yang patah terkulai itu, yaitu Mesir, yang akan menusuk dan menembus tangan
orang yang bertopang kepadanya. Begitulah keadaan Firaun, raja Mesir, bagi
semua orang yang berharap kepadanya.
18:22 Dan apabila kamu berkata kepadaku: Kami berharap
kepada TUHAN, Allah kami, -- bukankah Dia itu yang bukit-bukit pengorbanan-Nya
dan mezbah-mezbah-Nya telah dijauhkan oleh Hizkia sambil berkata kepada Yehuda
dan Yerusalem: Di depan mezbah yang di Yerusalem inilah kamu harus sujud
menyembah!
18:23 Maka sekarang, baiklah bertaruh dengan tuanku, raja
Asyur: Aku akan memberikan dua ribu ekor kuda kepadamu, jika engkau sanggup
memberikan dari pihakmu orang-orang yang mengendarainya.
18:24 Bagaimanakah mungkin engkau memukul mundur satu
orang perwira tuanku yang paling kecil? Padahal engkau berharap kepada Mesir
dalam hal kereta dan orang-orang berkuda!
18:25 Sekarang pun, adakah di luar kehendak TUHAN aku maju
melawan tempat ini untuk memusnahkannya? TUHAN telah berfirman kepadaku:
Majulah menyerang negeri itu dan musnahkanlah itu!"
18:26 Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah
kepada juru minuman agung: "Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada
hamba-hambamu ini, sebab kami mengarti; tetapi janganlah berbicara dengan kami
dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok."
18:27 Tetapi juru minuman agung berkata kepada mereka:
"Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini
hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang
duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya
bersama-sama dengan kamu?"
18:28 Kemudian berdirilah juru minuman agung dan
berserulah ia dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda. Ia berkata:
"Dengarlah perkataan raja agung, raja Asyur!
18:29 Beginilah kata raja: Janganlah Hizkia memperdayakan
kamu, sebab ia tidak sanggup melepaskan kamu dari tanganku!
18:30 Janganlah Hizkia mengajak kamu berharap kepada TUHAN
dengan mengatakan: Tentulah TUHAN akan melepaskan kita; dan kota ini tidak akan
diserahkan ke dalam tangan raja Asyur.
18:31 Janganlah dengarkan Hizkia, sebab beginilah kata
raja Asyur: Adakanlah perjanjian penyerahan dengan aku dan datanglah ke luar
kepadaku, maka setiap orang dari padamu akan makan dari pohon anggurnya dan
dari pohon aranya serta minum dari sumurnya,
18:32 sampai aku datang dan membawa kamu ke suatu negeri
seperti negerimu ini, suatu negeri yang bergandum dan berair anggur, suatu
negeri yang beroti dan berkebun anggur, suatu negeri yang berpohon zaitun,
berminyak dan bermadu; dengan demikian kamu hidup dan tidak mati. Tetapi
janganlah dengarkan Hizkia, sebab ia membujuk kamu dengan mengatakan: TUHAN
akan melepaskan kita!
18:33 Apakah pernah para allah bangsa-bangsa melepaskan
negerinya masing-masing dari tangan raja Asyur?
18:34 Di manakah para allah negeri Hamat dan Arpad? Di
manakah para allah negeri Sefarwaim, Hena dan Iwa? Apakah mereka telah
melepaskan Samaria dari tanganku?
18:35 Siapakah di antara semua allah negeri-negeri yang
telah melepaskan negeri mereka dari tanganku, sehingga TUHAN sanggup melepaskan
Yerusalem dari tanganku?"
18:36 Tetapi rakyat itu berdiam diri dan tidak menjawab
dia sepatah kata pun, sebab ada perintah raja, bunyinya: "Jangan kamu
menjawab dia!"
18:37 Kemudian pergilah Elyakim bin Hilkia, kepala istana,
dan Sebna, panitera negara, dan Yoah bin Asaf, bendahara negara, menghadap
Hizkia, dengan pakaian yang dikoyakkan, lalu memberitahukan kepadanya perkataan
juru minuman agung.
PENJELASAN :
Kita mundur sedikit dengan membaca 2 Raja-Raja 18 :
1-12 HIZKIA RAJA YEHUDA :
Hizkia berbeda sekali dengan ayahnya, ia bahkan
disejajarkan dengan Daud! Hizkia tidak hanya dianggap berjasa menghancurkan
sisa-sisa penyembahan berhala Ahas, ayahnya. Tetapi Hizkia juga menyingkirkan
ular tembaga yang dibuat Musa (lihat Bilangan 21:9). Sebab pada saat itu orang
memberhalakan ular ini yang mereka sebut Nehustan. Kesetiaannya ini mendapat
ganjaran masa pemerintahan 29 tahun, kemakmuran, kemenangan atas kota-kota
Filistin, dan jaminan kemerdekaan dari Asyur di awal masa pemerintahannya,
persis pada saat Israel dikalahkan.
Selanjutnyakita baca 2 Raja-Raja 18: 13-16 YERUSALEM
DIKEPUNG
Bandingkan dengan Yesaya 36:1-39:8
Bagaimanapun juga Asyur tetap merupakan ancaman serius,
dialog yang disajikan disini berfokus pada siapa yang harus dipercayai. Hizkia
yang disertai Allah atau Raja Asyur yang berkuasa (bandingkan Yesaya 36 dan 1
Raja-Raja 18 ). Hizkia dibuat kelihatan lemah, sementara kemenangan Asyur
dimasa lalu diceritakan.
Sanherip naik tahta pada tahun 14 pemerintahan Hizkia
(kira-kira 705SM). Yerusalem dalam kepungan pasukan Asyur. Hizkia membayar
upeti : 30 talenta emas, 800 talenta perak, ditambah dengan banyak
barang-barang lain.
2 Raja-Raja 18: 17-37 EJEKAN JURU MINUMAN
Diceritakan bahwa Raja Asyur mengirim panglima, kepala
istana dan juru minuman agung dari Lakhis kepada Raja Hizkia. Juru minuman ini
mencela / mengejek dengan taruhan.
Dihadapan Kepala Istana raja Hizkia (Elyakim bin Hilkia)
Juru minuman mengejek dengan bualan bahwa ia telah datang atas perintah Tuhan.
Juru minuman itu berkata-kata dengan tidak sopan (ayat 19-25). Kemudian ayat
26, Elyakim bin Hilkia meminta agar Juru minuman bicara dalam bahasa Aram saja
(bahasa ini adalah bahasa yang digunakan oleh para diplomat dan pedagang pada
masa itu). Supaya ejekannya ini tidak didengar rakyat Yehuda (yang ada diatas
tembok). Bahasa Aram waktu itu tidak digunakan sebagai bahasa sehari-hari oleh
rakyat Yehuda pada zaman itu. Jadi bisa kita tafsirkan sebelumnya Juru minuman
itu berbicara dalam bahasa Ibrani atau berbicara dalam bahasa Aram dengan
perantaraan penterjemah.
Juru minuman itu tidak menggubris permintaan Elyakim, dan
ia terus mengejek, pada ayat ke 27 (lihat Yesaya 36:12). Jawaban Juru minuman
itu sangat menghinakan bangsa Yehuda dengan menyebut kata-kata tidak senonoh
"Adakah tuanku mengutus aku untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini
hanya kepada tuanmu dan kepadamu saja? Bukankah juga kepada orang-orang yang
duduk di atas tembok, yang memakan tahinya dan meminum air kencingnya
bersama-sama dengan kamu?". Dan tidak berhenti sampai disitu,
seruannya itu diteruskan dihadapan orang-orang Yehuda menunjukkan
kecongkakannya dan penghinaan kepada rakyat Yehuda dan Allah orang-orang Yehuda
(ayat 29-35).
Rakyat Yehuda berdiam diri tidak menimpali ejekan juru
minuman itu (ayat 36) sebab ada perintah raja “jangan kamu menjawab dia?
Kemudian Elyakim bin Hilkia dan Sebna dan Yoab menghadap Hizkia dengan pakaian
dikoyakkan menghadap Raja Hizkia (ayat 37)
Jadi jelas disini ayat 27 yang “tidak senonoh?itu adalah
perkataan seorang yang sombong dari kerajaan Asyur yang saat itu menguasai
Yehuda, mereka adalah bangsa penyembah berhala yang tidak takut-takut
melecehkan TUHAN Allah bangsa Yehuda.
Dalam kisah selanjutnya, di Pasal 19. Raja Hizkia dengan
Nabi Yesaya, secara tegas menentang persekutuan dengan Mesir (bandingkan dengan
Yesaya 30:1-7,15; 31:1-9). Selanjutnya Pasal 19:35-37 dicatat bahwa Kerajaan
Yehuda terbebas dari Asyur (kekuasaan Sanherip) bandingkan dengan Yesaya
37:36-38, 2 Tawarikh 32:21-23. Dan akhir masa pemerintahan Hizkia dicatat pada
pasal 20:1-21.
Dalam kisah ini kita diajar bahwa Kesetiaan Tuhan dan
perjanjian akan membawa keberhasilan. Percaya kepada kekuatan asing dan bangsa
yang menyembah berhala akan membawa kehancuran.
COMBAT KIT :
h. KITAB MALEAKHI: Kotoran
hewan pada muka para imam.
2:1. Maka sekarang, kepada kamulah tertuju perintah ini,
hai para imam!
2:3 Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan
melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan
orang akan menyeret kamu ke kotoran itu.
2:4 Maka kamu akan sadar, bahwa Kukirimkan perintah ini
kepadamu, supaya perjanjian-Ku dengan Lewi tetap dipegang, firman TUHAN semesta
alam.
JAWAB :
Ayat diatas itu adalah bagian dari teguran keras kepada
para imam yang menodai perjanjian Tuhan. Bahwa mereka adalah para imam, utusan
Tuhan yang bertugas mengajar dan memimpin umat, dan mereka mengabaikan dan
menodainya dengan hal-hal yang tidak pantas dilakukan oleh para imam.
Kita baca pasal 1 dahulu supaya kita mengarti konteks dan
kontain ayat diatas.
Kitab Maleakhi ini berisi tentang Nubuat-nubuat. Nubuat
pertama adalah “Kasih Tuhan terhadap Israel? Dan Nubuat kedua adalah “Dosa
para Imam? Kita baca mulai Maleakhi 1 ayat 6 dan seterusnya. Delapan nubuat
telah digabungkan untuk membahas 2 dosa utama para imam : mempersembahkan
korban yang tercemar (Maleakhi 1:6-14) dan menarik kembali peranan guru dan
para pemimpin (Maleakhi 2:1-9).
Teguran 1 : MALEAKHI 1:6-14 PENCEMARAN KORBAN-KORBAN
1:6 Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba
menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu?
Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta
alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata:
"Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?"
1:7 Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi
berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?" Dengan cara
menyangka: "Meja TUHAN boleh dihinakan!"
1:8 Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk
dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang
dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah
ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN
semesta alam.
1:9 Maka sekarang: "Cobalah melunakkan hati Allah,
supaya Ia mengasihani kita!" Oleh tangan kamulah terjadi hal itu, masakan
Ia akan menyambut salah seorang dari padamu dengan baik? firman TUHAN semesta
alam.
1:10 Sekiranya ada di antara kamu yang mau menutup pintu,
supaya jangan kamu menyalakan api di mezbah-Ku dengan percuma. Aku tidak suka
kepada kamu, firman TUHAN semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima
persembahan dari tanganmu.
1:11 Sebab dari terbitnya sampai kepada terbenamnya
matahari nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, dan di setiap tempat dibakar
dan dipersembahkan korban bagi nama-Ku dan juga korban sajian yang tahir; sebab
nama-Ku besar di antara bangsa-bangsa, firman TUHAN semesta alam.
1:12 Tetapi kamu ini menajiskannya, karena kamu menyangka:
"Meja Tuhan memang cemar dan makanan yang ada di situ boleh
dihinakan!"
1:13 Kamu berkata: "Lihat, alangkah susah
payahnya!" dan kamu menyusahkan Aku, firman TUHAN semesta alam. Kamu
membawa binatang yang dirampas, binatang yang timpang dan binatang yang sakit,
kamu membawanya sebagai persembahan. Akan berkenankah Aku menerimanya dari
tanganmu? firman TUHAN.
1:14 Terkutuklah penipu, yang mempunyai seekor binatang
jantan di antara kawanan ternaknya, yang dinazarkannya, tetapi ia
mempersembahkan binatang yang cacat kepada Tuhan. Sebab Aku ini Raja yang
besar, firman TUHAN semesta alam, dan nama-Ku ditakuti di antara bangsa-bangsa.
Dosa mempersembahkan korban tercemar digambarkan dalam 2
bagian (ayat 6-9 dan ayat 10-14). Tuhan mempertanyakan kesetiaan dari mitra
perjanjian. Nada pertanyaan retoris mengisyaratkan bahwa hubungan perjanjian
telah dinodai di manakah hormat yang kepada-Ku itu? di manakah takut yang
kepada-Ku itu??(ayat 6b) bandingkan dengan Keluaran 4:22, Hosea 11:1 dan
Yesaya 1:2. hai para imam yang menghina nama-Ku? Penghinaan kepada
nama Tuhan adalah pelanggaran yang sangat serius, ini sama dengan penghinaan
terhadap Tuhan sendiri.
Selanjutnya persoalan imamat (ayat 6c-7, lihat ayat 12).
Telah ada aturan standard yang sangat ketat dalam mempersembahkan korban yang
sesungguhnya (lihat Imamat 22:18-25 dan Ulangan 15:21). Jelas ada aturan-aturan
yang mengharuskan untuk menjaga kesucian ritual.
Ungkapan “meja Tuhan?yang dimaksud adalah meja untuk
menyembelih korban yang terletak pada bilik sebelah dalam Bait Suci. Satu meja
diletakkan di tempat yang kudus, dimana menurut peraturan Yudaisme, hanya iman
saja yang diperbolehkan masuk (lihat Yehezkiel 40:39-43).
Pemberian korban yang cemar sangat jelas ditulis pada ayat
8 (lihat ayat 3-5) binatang yang buta, lumbuh dan sakit merupakan “makanan yang
tercemar?apabila persembahan ini diberikan kepada seorang bupati yang adalah
manusia itu, ini dianalogikan dengan “perasaan?Tuhan. Pada ayat 9, Maleakhi
menuliskan suatu pertanyaan ironis yang menutup nubuatan ini.
Jawaban Tuhan kepada persembahan korban yang tercemar itu
(ayat 10-14) : Biarlah diberhentikan semua korban di Bait Suci?
(bandingkan dengan Yehezkiel 40:39-41). Tuhan memilih tanpa korban ?Aku
tidak suka kepada kamu, firman TUHAN semesta alam, dan Aku tidak berkenan menerima
persembahan dari tanganmu? Pernyataan ini menimbulkan keresahan para imam.
Pada ayat 11 dijelaskan bahwa pada masa itu bahkan
orang-orang non Yahudi membersembahkan korban yang lebih sungguh-sungguh
daripada yang di Yerusalem. Partimbangan Maleakhi ini mungkin disejajarkan
dengan “agama Persia?yang rupanya jauh lebih murni. Ayat ini menyajikan
kelakuan yang kontras antara imam dan bangsa-bangsa lain. Nubuat terakhir
mengemukakan sebuah kutukan kepada para imam yang menipu diri sendiri dan jemaat
dengan mengorbankan binatang yang “dikebiri?dan menahan binatang yang jantan
(ayat 14a, lihat Imamat 22:18 ). Suatu kontras yang tersirat antara jemaat
perjanjian dan “bangsa-bangsa?Tuhan adalah Raja besar yang nama-Nya ditakuti
bangsa-bangsa (ayat 14b). Pengulangan kata “besar?(ayat 5,11,14) dan “nama?
(ayat 6,11,14) dalam teguran terhadap “korban yang tercemar?(ayat 6-14)
menekankan hakekat Tuhan dan bagaimana tanggapan para imam yang tidak layak.
Teguran ke-2 :MALEAKHI 2:1-6 MURKA TUHAN TERHADAP PARA
IMAM
2:1 Maka sekarang, kepada kamulah tertuju perintah ini,
hai para imam!
2:2 Jika kamu tidak mendengarkan, dan jika kamu tidak
memberi perhatian untuk menghormati nama-Ku, firman TUHAN semesta alam, maka
Aku akan mengirimkan kutuk ke antaramu dan akan membuat berkat-berkatmu menjadi
kutuk, dan Aku telah membuatnya menjadi kutuk, sebab kamu ini tidak
memperhatikan.
2:3 Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan
melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan orang
akan menyeret kamu ke kotoran itu.
2:4 Maka kamu akan sadar, bahwa Kukirimkan perintah ini
kepadamu, supaya perjanjian-Ku dengan Lewi tetap dipegang, firman TUHAN semesta
alam.
2:5 Perjanjian-Ku dengan dia pada satu pihak ialah
kehidupan dan sejahtera dan itu Kuberikan kepadanya -- pada pihak lain
ketakutan -- dan ia takut kepada-Ku dan gentar terhadap nama-Ku.
2:6 Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan
kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia
mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
2:7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan
orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.
2:8 Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak
orang tergelincir dengan pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi,
firman TUHAN semesta alam.
2:9 Maka Aku pun akan membuat kamu hina dan rendah bagi
seluruh umat ini, oleh karena kamu tidak mengikuti jalan yang Kutunjukkan,
tetapi memandang bulu dalam pengajaranmu
Teguran ini diberikan atas kegagalan para imam sebagai
guru dan pemimpin karena mereka telah meninggalkan integritas pribadi (2:1-9).
Seluruh bagian ini adalah ungkapan perjanjian. Para imam akan dikutuk jika mereka
tidak memperhatikan peringatan Tuhan (ayat 1-2, lihat Ulangan 27:14; 28:68 ).
Ayat 2 : “Lengan?adalah bagian binatang kurban yang
dipilih untuk para imam (lihat Ulangan 18:3). Maknanya disini adalah para imam
akan terhalang dalam melaksanakan tugasnya di mezbah. “Kotoran?atau
"Peresh" yang dimaksud adalah isi perut dari binatang-binatang yang
disembelih (bandingkan dengan Imamat 4:11). Dan orang akan menyeret kamu ke
kotoran itu?menyatakan bahwa para imam itu tidak sanggup dalam
tugas-tugasnya, para imam itu akan diberi malu terang-terangan dan dihinakan
sedalam-dalamnya, jika mereka tidak belajar menjadi wakil-wakil Allah yang
layak dari perjanjian Allah dengan Lewi (ayat 4). Lihat Bilangan 25:12,13 dan
Ulangan 33:9.
Maleakhi 2:3
Sesungguhnya, Aku akan mematahkan lenganmu dan akan
melemparkan kotoran ke mukamu, yakni kotoran korban dari hari-hari rayamu, dan
orang akan menyeret kamu ke kotoran itu.
Hebrew Transliteration :
HINNI GOER LAKHEM ET-HAZERA VEZERITI FERESH AL-PENEIKHEM
PERESH KHAGEIKHEM VENASA ETKHEM ELAV
Tuhan memberikan tanda kepada para imam, bahwa
perintah-perintah ditujukan kepada mereka. Itu adalah “perjanjian dengan Lewi?
Lewi megajarkan Taurat yang benar dan dengan hormat, hidup dalam kejujuran
(ayat 6). Para imam harus setia kepada perjanjian sebab mereka adalah utusan
TUHAN semesta alam (ayat 7b). Ayat ini sangat istimewa, bahwa hanya di ayat
inilah dalam Perjanjian Lama, yang menyebutkan bahwa seorang imam adalah
“utusan TUHAN? biasanya kata “utusan?ini selalu dikaitkan dengan Nabi. Jadi
jelas disini bahwa peranan imam juga mengemban sebagai utusan Tuhan, dan ini
adalah sebagai dasar dari penghakiman para imam itu (ayat 8-9).
Para Imam telah tidak setia kepada kewajiban-kewajiban
dari perjanjian/peranan mereka sebagai pengajar dan pemimpin (ayat 8 ). Karena
mereka menolak mentaati perjanjian Tuhan dan mengajar jemaat dalam
hukum-hukumnya. Mereka mengajar dengan pandang bulu (terhadap orang kaya).
Kesemuanya menunjukkan bahwa mereka telah meniadakan perjanjian Lewi. Tuhan
mengambil kedudukan mereka. Mereka menjadi hina dan rendah bagi seluruh umat
(ayat 9).
COMBAT KIT :
i. KITAB YEHEZKIEL: Memakan
roti dengan tahi.
4:12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan
engkau harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan
mereka."
4:13 Selanjutnya TUHAN berfirman: "Aku akan membuang
orang Israel ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan memakan
rotinya najis di sana."
4:14 Maka kujawab: "Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya,
aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah
kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke
mulutku ini daging yang sudah basi."
4:15 Lalu firman-Nya kepadaku: "Lihat, kalau begitu
Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah
rotimu di atasnya."
JAWAB :
Untuk mengarti ayat diatas kita harus baca keseluruhannya
:
Judul Perikop pada Yehezkiel 4 adalah LAMBANG
PENGEPUNGAN KOTA YERUSALEM
Dalam bahasa Inggris ditulis dengan THE SIEGE OF
JERUSALEM PORTRAYED
Telah kita pelajari di atas tentang Perzinahan Rohani dan
bahasa-bahasa Alegoris banyak sekali diungkap pada kitab Yehezkiel ini, juga
dalam kitab-kitab lain Yesaya, Yeremia dan sebagainya.
Yehezkiel Pasal 4 dan Pasal 5 maksud dan topiknya adalah
Tindakan simbolis pengepungan dan pembuangan. Ada 4 tindakan simbolis dalam
Yehezkiel 4:1-5:17 menggambarkan nasib orang-orang Yehuda yang tidak masuk ke
pembuangan. Yehezkiel bartindak dalam berbagai cara. Ia melaksanakan peran
Allah terhadap umat Yehuda dan sekelilingnya, yang akan dihukum.
Dalam tindakan simbolis pertama (4:1-3), Nabi
menggambarkan Yerusalem yang dikepung di atas sejenis batu bata yang digunakan
di Babel untuk pembangunan. Dengan "menunjukkan pandangannya" (4:3)
kepada yang digambar, Yehezkiel mendramatisasi kekuasaan Allah yang aktif atas
Yerusalem dengan bahasa Alegoris.
Dalam tindakan simbolis yang kedua (4:4-8 ), Yehezkiel
berbaring beberapa hari lamanya pada sisi kirinya menghadap ke utara.
Selanjutnya dalam waktu singkat berbaring di sisi kanan dengan menghadap ke
selatan, untuk menunjukkan jumlah tahun bahwa Israel Utara dan Yehuda harus
mengalami pembuangan. Pembuangan Yehuda disini ditentukan empat puluh tahun (4:6).
Penyebutan Allah mengikat Yehezkiel (4:8 ) adalah kiasan dari penindasan yang
dialami oleh nabi demi bangsanya.
Tindakan simbolis ketiga (4:9-17) menggambarkan kekurangan
makanan di Yerusalem selama pengepungan. Nabi hanya mendapat sedikit sekali
jatah makanan dan air. Ia dengan hati-hati makan campuran gandum yang sesuai
dengan perintah harus ia masak dengan menggunakan kotoran manusia sebagai api
(4:12). Tindakan demikian membuat Yehezkiel jijik, sehingga Allah memberikan
ijin untuk mempergunakan kotoran lembu yang memang biasa dipakai untuk memasak
(4:15).
Tindakan simbolis keempat (5:1-17) menggambarkan kematian
dan kekerasan yang akan dialami umat di tangan musuh. Yehezkiel memotong rambut
di kepala dan janggutnya, dan membagikannya menjadi tiga bagian dengan berat
yang sama. Sebagian dibakar dalam api, sebagian lagi dibuang ke udara dan
dicerai-beraikan dengan sabetan pedang, sementara bagian ketiga dibiarkan
dihembus angin. kekacauan besar akan menimpa penduduk kota yang dikepung.
Tafsiran terperinsi dari tindakan simbolis ini barangkali diperluas oleh
komunitas di kemudian hari. Kanibalisme yang diisyaratkan dalam ayat 10,
seperti terdapat di bagian lain Perjanjian Lama, merupakan ungkapan hukuman
berat Allah (lihat Imamat 26:29, 2 Raja-raja 6:29; Yeremia 19:9).
Beberapa penafsir mengisyaratkan bahwa Yehezkiel melakukan
tindakan simbolis dari Firman Tuhan karena ia tidak dapat berbicara sehabis
menerima pengelihatan. Tafsiran ini bisa jadi benar. Tindakan nabi yang tidak
dapat berbicara merupakan cara yang sangat mengesankan untuk menyampaikan pesan
Allah. Pemunculan keempat tindakan simbolis bersama-sama dalam bab 4-5, dan
fakta bahwa nabi-nabi lain juga melakukan tindakan simbolis, mengisyaratkan
bahwa tafsiran di atas tidak sepenuhnya benar. Kumpulan ini mungkin sekali
dibuat oleh beberapa pengikut Yehezkiel yang menggolong-golongkan tradisi untuk
menggambarkan pengepungan Yerusalem. Tindakan dramatis ini mengingatkan kepada
tindakan Yesaya, yang berjalan mengelilingi Yerusalem dengan telanjang dan
tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda, bahwa penduduk Yerusalem
hendaknya jangan percaya kepada Mesir ataupun Etiopia (Yesaya 20:2-6). Tindakan
itu mengingatkan juga kepada tindakan Yeremia, yang diperintahkan untuk membeli
ikat pinggang dari kain dan memakainya beberapa waktu, lalu menguburnya,
kemudian menggalinya kembali tetapi sudah hancur dan tidak berharga sama
sekali. Ini dimaksudkan untuk melambangkan kehancuran "kebanggan
Yerusalem" (Yeremia 13:1-11). Para nabi biasanya menggunakan baik tindakan
maupun kata-kata dan pengelihatan ataupun mimpi untuk melukiskan kehendak Allah
secara simbolis. Dalam Kitab Yehezkiel, penggolongan tindakan simbolis ini
mendahului ucapan-ucapan Firman Allah oleh nabi.
Tidak ada kata-kata atau nubuat langsung dari Yehezkiel
yang menunjukkan dosa mana dari umat yang mendatangkan penghakiman Allah.
Penggarapan tindakan simbolis terakhir (bab 5) menunjukkan kepada pengingkaran
Israel atas ketetapan dan perintah-perintah Allah 95:6) kepada penodaan tempat
kudus (5:11). tetapi, mungkin sekali bahwa penunjukkan-penunjukkan ini berasal
dari tradisi kemudia. Rupanya Yehezkiel pada mulanya melakukan beberapa
tindakan simbolis, yang menggambarkan nasib Yerusalem dan Yehuda, tanpa
menunjukkan mengapa Allah mendatangkan kehancuran. Namun, bab 6-11 memaparkan
dengan terperinci kejelekan hidup orang Israel dan ibadahnya. menurut pandangan
Yehezkiel, inilah yang mnyebabkan Allah terus menghancurkan kota suci dan
sekelilingnya.
Sumber :
TAFSIR ALKITAB PERJANJIAN LAMA/ Dianne Bergant &
Robert J Karris
halaman 594-595.
COMBAT KIT :
j. KITAB HAKIM-HAKIM: Simson
berhubungan sex dengan pelacur di Gaza.
16:1. Pada suatu kali, ketika Simson pergi ke Gaza,
dilihatnya di sana seorang perempuan sundal, lalu menghampiri dia.
JAWAB :
Harus dibaca kisah keseluruhan dari SIMSON ini dalam dalam
Kitab Hakim-Hakim pasal 16 ; Apa akibat dari kelakuan Simson yang tidak bisa
mengendalikan hasrat seksualnya; konsekwensi apa yang dia terima.
Alkitab mengajarkan secara gamblang; sebab akibat
dari orang yang tidak bisa menahan nafsu.
Ini bukanlah cerita porno, seperti yang dimaksud oleh
Deedat.
COMBAT KIT :
k. KITAB RUT: Rut tinggal
bersama sebagai suami-istri dengan Boaz di tempat pengirikan.
3:6. Sesudah itu pergilah ia ke tempat pengirikan dan
dilakukannyalah tepat seperti yang diperintahkan mertuanya kepadanya.
3:7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya
gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai
itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam,
disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.
3:8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah
orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang
perempuan berbaring di sebelah kakinya.
3:9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?"
Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi
hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
3:10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh
TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari
pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang
muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
3:11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang
kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami
tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
3:12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib
menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih
dekat dari padaku.
3:13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia
mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus
engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring
sajalah tidur sampai pagi."
3:14. Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai
pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas:
"Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat
pengirikan."
JAWAB :
Klaim tentang Ruth dan Boas berzinah jelas tidak benar.
Sebab Alkitab mencatat Ruth dan Boas berhubungan sebagai suami istri ketika
Boas secara resmi menikahinya :
Baca di :
Rut 4:13
Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya
dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu
melahirkan seorang anak laki-laki.
Jika kita membaca Rut pasal 3 secara keseluruhan kita akan
mengarti betapa Boas adalah seorang laki-laki tang bertanggung jawab. Sungguh
suatu figur yang mengagumkan dan patut menjadi panutan bagi orang lain. Boas
bukan hanya seorang yang beriman, cekatan, takut akan Tuhan, murah hati dan
tidak mata keranjang, tetapi ia juga seorang yang bijaksana dan bertanggung
jawab. Bagaimana bijaksana dan bertanggung jawabnya Boas dapat dilihat dari
tindakan dan keputusannya yang sungguh mencerminkan kearifan seorang yang takut
akan Tuhan.
Ketika Boas terjaga dari tidurnya dan menyadari bahwa ada
Rut yang masuk ke dalam selimutnya di tengah malam di mana tidak ada orang lain
yang hadir, ia tidak menggunakan kesempatan itu untuk menodai Rut. Ia juga
tidak mengatakan hal-hal yang buruk tentang Rut karena telah berani datang
sendirian kepadanya di tengah malam yang mungkin dapat merusak nama baiknya.
Perkataan yang keluar dari mulut Boas justru adalah perkataan yang memberkati
Rut, “Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku!?Bahkan Boas tetap
menyapa Rut dengan sebutan anakku! Boas juga bahkan memuji tindakan Rut yang
telah menunjukkan kasihnya kepada mertuanya dan sekarang memintanya untuk
menjadi pelindung bagi dirinya sesuai hukum yang berlaku.
Juga Boas dengan bijaknya tidak mengusir Rut untuk pulang
sendirian di tengah malam, tetapi ia mengatakan kepada Rut agar tidur saja di
tempatnya hingga menjelang pagi. Dan ketika Rut mau pulang, Boas masih
memikirkan keberadaan mertua Rut dan membekali Rut dengan enam takar jelai atau
sekitar 30 kg jelai.
Tindakan Boas yang bertanggung jawab juga terlihat ketika
ia tidak menerima begitu saja permintaan Rut untuk menjadi penebusnya karena
masih ada orang yang lebih berhak untuk menjadi penebus Rut. Boas berjanji akan
menanyakan terlebih dahulu kepada orang yang lebih berhak itu, apakah ia mau
menebus Rut atau tidak. Dan memang, Boas melakukan apa yang telah dijanjikannya
kepada Rut dengan penuh tanggung jawab. Keesokan harinya ia pergi ke pintu
gerbang dan duduk di sana agar dapat bertemu dengan orang yang ia maksudkan.
Ketika orang yang dimaksudkan lewat, Boas langsung menanyakan apakah ia bersedia
menebus ladang Elimelekh, Mahlon dan Kilyon yang sekarang dimiliki oleh Naomi
sebagai janda mendiang Elimelekh dan Rut sebagai janda dari mendiang Mahlon ?
Berlaku bijak dan bertanggung jawab dapat menjauhkan kita
dari berbagai macam masalah yang seharusnya tidak perlu terjadi. Berlaku bijak
dan bertanggung jawab dapat membuat suasana menjadi penuh damai sejahtera. Oleh
karena itu, mari kita belajar dari Boas, dengan berlaku bijak dan penuh
tanggung jawab di dalam setiap keputusan dan permasalahan yang kita hadapi.
Mintalah hikmat dan tuntunan kepada Tuhan agar kita semua dapat menjadi orang
yang bijak dan bertanggung jawab.
COMBAT KIT :
l. KITAB 1 RAJA-RAJA: Daud
(kakek Yesus) tidur dengan perawan yang masih muda.
1:1. Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun
ia diselimuti, badannya tetap dingin.
1:2 Lalu para pegawainya berkata kepadanya:
"Hendaklah dicari bagi tuanku raja seorang perawan yang muda, untuk
melayani dan merawat raja; biarlah ia berbaring di pangkuanmu, sehingga badan tuanku
raja menjadi panas."
1:3 Maka di seluruh daerah Israel dicarilah seorang gadis
yang cantik, dan didapatlah Abisag, gadis Sunem, lalu dibawa kepada raja.
JAWAB :
Deedat sengaja tidak menyertakan ayat 4 :
1 Raja-Raja 1:4
Gadis itu amat cantik, dan ia menjadi perawat raja dan
melayani dia, tetapi raja tidak bersetubuh dengan dia.
Maka, tidak ada cerita porno seperti yang dituduhkan. Di
mana kejujuran Deedat dan juga para penerbit buku-bukunya (Pustaka Al-Kautsar
dan SABA ISLAMIC MEDIA)?
COMBAT KIT :
05. ALKOHOL
Sebuah nasehat yang tidak baik di dalam kitab Tuhan (?)!
(a) 'Alkohol adalah untuk orang-orang yang akan binasa,
dan kepada orang yang susah hati. Biarlah mereka minum dan melupakan kemiskinan
dan kesusahannya." (Dari "Good News Bible in Today's English")
(Injil - Amsal 31: 6-7).
JAWAB :
Amsal 31:6-7
31:6 Berikanlah minuman keras itu kepada orang yang akan
binasa, dan anggur itu kepada yang susah hati.
31:7 Biarlah ia minum dan melupakan kemiskinannya, dan
tidak lagi mengingat kesusahannya.
Anggur mempunyai kebaikan dan juga keburukan.
Menyalahgunakan anggur amat ditentang keras dalam Alkitab.
Amsal 20:1
Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut,
tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya.
Dalam Amsal 31:6-7 menjelaskan salah satu aspek positif
minuman keras jika digunakan dengan betul. Ia dapat melegakan penderitaan badan
serta tekanan mental. Dalam ayat ini tidak disarankan untuk menggunakan minuman
keras untuk suka-suka mahupun tanpa tujuan tertentu. Walau bagaimanapun, dalam
Alkitab, keburukan minuman keras adalah melebihi daripada kebaikannya. Itulah
sebabnya ada saranan keras dari Alkitab berhubung dengan hal ini:
Efesus 5:18
Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan
hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh
COMBAT KIT :
Alkohol direkomendasikan lebih
baik dari air!
(b) "Janganlah lagi minum air saja, melainkan
tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu
sering lemah." (lnjil - 1 Timotius 5: 23). <