Artikel Utama:
-
Orang Muslim menuntut agar anjing-anjing dilarang di semua bentuk transportasi publik termasuk semua bis kota juga semua tempat yang banyak terdapat imigran Muslim. Orang Muslim mengatakan, kehadiran anjing-anjing di Lérida menghina kebebasan religius mereka dan hak mereka untuk hidup sesuai prinsip-prinsip Islam.
-
Anjing adalah satu-satunya binatang didunia yang bisa hidup tanpa perlu bekerja, melainkan cukup MENGEKSPRESIKAN rasa kasihnya kepada tuannya! Dan sebagai hadiahnya, anjing ini mendapat tempat khusus dihati tuannya, yang mengasihi dia balik, dan menafkahinya setiap hari…
Fitrah kodrati yang paling alami dari hubungan yang sedemikian indah ini, telah berjalan beribu-ribu tahun tanpa ada orang yang meributkannya. Namun sayang bahwa akhirnya disuatu masa, muncul satu orang Arab, Muhammad, yang karena pribadinya memang tidak suka kepada anjing, lalu menafikan fitrah indah ini dan memerintahkan kepada seluruh pengikutnya untuk melakukan pemutusan hubungan kasih dengan pet dog. Bahkan mengusahakan agar spesies anjing kalau bisa dipunahkan samasekali dari muka bumi. Apa pasal?
-
Muslim mencari-cari alasan religius yang murni bagi Maulid Nabi. Namun tidak akan tercari kecuali bikinan-bikinan semu belaka. Soalnya Muhammad sendiri dilahirkan dalam kesenyapan, kehampaan kekhususan dan tanda kenabian, tanpa tanda kuasa ataupun mukjizat supernatural. Tak ada gejala, sambutan dan kunjungan malaikat. Tak ada pengumuman apapun dari surga.
-
Apa yang akan terjadi dengan kaum wanita muslim dari dunia ini? Siapa yang akan menikahi mereka mengingat para pria Muslim akan mendapatkan para penghuni surga yang adalah para perawan “surgawi” yang lebih baik (dari mereka)? Apakah anda akan menggunakan para peragawati yang sudah “sedikit usang” apabila anda ditawari ribuan peragawati yang baru? Bukankah ini lambang diskriminasi terhadap para wanita Islam? Surga islami semacam itu membuat Hollywood terlihat seperti biara. Tuhan yang Maha Suci tidak berurusan dengan tempat pelacuran seperti itu.
-
Muslim bersorak: “Quran Sura 17:88 telah menantang semua orang dan jin – yang ragu akan kesempurnaan Quran – untuk kongsian bersama kalau-kalau mereka dapat meniru membuat sebuah buku dengan Surat-surat yang sehebat Quran (Surat Semisal Quran).
Tantangan ini ternyata tidak mampu dihadapi sehingga ia dipermudah oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW kalau-kalau ada yang berani meniru membuat hanya 10 Surat Quran saja, yang mana saja! Ternyata, tak ada manusia dan jin yang sanggup. Maka akhirnya tantangan ini dipermudah habis-habisan: CUKUP UNTUK MENIRUKAN SATU SURAT SAJA!
-
Banyak kisah-kisah didalam Alkitab yang menceritakan sosok dan jati-diri Malaikat Gabriel. Begitu pula tak kurang kisahnya sosok Ruh Jibril itu diceritakan di dalam Al-Quran, baik ucapannya, tampilan, maupun sepak terjangnya. Tanpa banyak menyidik –apalagi menguji– orang-orang Muslim umumnya beranggapan bahwa kedua sosok ini sama oknumnya. Dikatakan, Jibril dan Gabriel adalah sama, yaitu Malaikat penyampai wahyu Tuhan, yang satu nama dalam lafal Arab, yang lain dalam lafal Ibrani.
Tetapi sebaliknya dengan orang-orang Kristiani pada umumnya – sejak zaman Ahli Kitab dimasa Muhammad hingga sekarang – mereka justru sangat menolak kesamaan kedua oknum tersebut. Mereka tahu bahwa bukan saja tak ada kesamaan diantara kedua sosok itu, melainkan total bertentangan!
-
Muhammad membutuhkan doa shalawat yang terus-terusan dari umatnya demi mendapatkan rahmat keselamatan dari ALLAH, “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawat-lah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Qs.33:56). Sebaliknya, semua nabi-nabi lainnya justru yang mendoakan umatnya sebagai IMAM! Bukan menuntut untuk didoakan seperti Muhammad! Tidakkah itu imam yang lucu?
© Answering Islam, 1999 - 2012. All rights reserved.