Artikel Utama:

  • Yesus Terbukti Berdosa dan Menipu

    Ada segelintir orang yang berusaha keras untuk mencari-cari ayat-ayat tertentu dalam Injil kalau-kalau Yesus bisa ditemukan sebagai penipu atau munafik, atau untuk memergoki ayat-ayat tentang kelemahan-kelemahan Yesus, yang bisa diolah untuk menjadikan diriNya berdosa. Akhirnya mereka menemukannya pada Injil Yohanes pasal 7.
  • Kekerasan - Bumerang Bagi Islam

    Bangsa Yahudi telah mengalami tragedi Holocaust (pembantaian jutaan orang Yahudi) dan dunia terpaksa menghormati mereka karena sumbangan pengetahuan mereka, bukan sumbangan teror. Mereka bisa sukses lewat kerja keras, bukan lewat menjerit-jerit dan berteriak-teriak. Dunia patut berterimakasih atas penemuan dan kemajuan sains yang dicapai oleh para ilmuwan Yahudi pada abad ke-19 dan 20 ini. Ada 15 juta orang Yahudi tersebar di seluruh dunia, bersatu dan memenangkan hak mereka lewat banting tulang dan peras otak mereka. Kami belum pernah satu orang Yahudi pun yang meledakkan diri di sebuah restoran Jerman (bangsa yang pernah membantai Yahudi). Kami belum pernah melihat satu orang Yahudi pun yang membakari gereja. Belum pernah ada satu Yahudi yang memprotes dengan cara membunuhi orang lain.
  • Kebenaran Mengenai Pembantaian Boston Oleh Islam Atau: Mitos Tentang Islam Moderat

    Islam bukanlah agama damai dan kasih yang hebat, yang telah dibajak dan dibengkokkan oleh segelintir orang jahat – para penjahat “Islamo-Fasis” atau “militan Islam” atau “kaum Fundamentalis Islam” atau “Jihadis” atau “kelompok Wahabian” atau “Islamis radikal” atau “Islamis politis”, dan sebagainya. Tidak pernah ada pembajakan. Tidak pernah ada pembengkokan. Tidak ada Islam moderat. Tidak ada Islam radikal. Tidak ada Islam politik. Tidak ada Islamisme. Islam adalah Islam. Sekali lagi, orang-orang Muslim ini hanyalah BENAR-BENAR MENGIKUTI pengajaran-pengajaran Quran dan teladan Muhammad sebagaimana digambarkan dalam Hadith. SEMUA ITU HANYALAH SOAL ISLAM – DASAR KAFIR BODOH.
  • Kesaksian Ahmad Qoni' Rizqi

    Di dalam perenungan saya menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua orang Kristen sudah menerima anugrah keselamatan. Sedangkan saya masih terus berdoa siang malam meminta-minta untuk diberi keselamatan dan mendoakan nabi Muhammad Saw beserta keluarganya supaya diberi keselamatan. Dari situ saya bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur’an. Mulai dari Surat Al Faatikhah sampai surat An Nas.
  • MUHAMMAD: “Aku Gembala Yang Diutus” YESUS: “Akulah Gembala Yang Baik”

    Yesus adalah gembala yang berlainan samasekali dengan Muhammad penggembala-kambing. Muhammad adalah manusia solitaire akibat dari kemiskinan dan yatim piatu sejak kecil. Ia jadi perenung tentang banyak hal, ya tentang nasib dirinya dan ya tentang masyarakat Arabnya. Pada dasarnya ia bukan ber-natur gembala, melainkan harus menjadi gembala upahan sementara sambil memimpikan dirinya kelak bisa menjadi nabi (yang diutus) seperti Musa dan Daud, yang dianggapnya juga sama-sama gembala tadinya. Itu adalah sebuah angan-angan dan pencocok-cocokkan Muhammad pribadi belaka kepada sosok mereka.
  • Salah Siapa: Dialog Agama Sampai Macet 14 Abad?

    Pihak Islam misalnya harus diizinkan mendirikan rumah-rumah ibadahnya atau berdakwah atau menyebarkan traktatnya di London, di Paris dan dimana-mana di dunia, namun jelas kegiatan serupa tidak diizinkan bagi gereja-gereja untuk berdiri apalagi untuk beroperasi penginjilan di Saudi Arabia, dan dikawasan Dar al-Islam manapun (Negara-negara Syariah Islam). Status quo sepihak inilah (dan bukan reciprocity timbal balik) yang diterima sebagai “reciprocity ala Islam”.
  • Kejanggalan-kejanggalan Dalam Hadith Dan Penyangkalan Muslim

    Ada dua kategori orang Muslim. Yang pertama adalah orang-orang yang membela Muhammad dan apapun yang dilakukannya, tanpa memedulikan pertimbangan kepatutan, kebenaran atau keadilan. Mereka tidak menyangkali pernikahannya dengan anak berusia 9 tahun, pembunuhan-pembunuhan yang dilakukannya, pembantaian-pembantaian tawanan perang, genosida-genosida, perkosaan, kebejatan seksualnya, dan semua perbuatannya yang tidak terhormat. Bagi mereka ia adalah manusia sempurna, dan tidak seorang pun boleh mempertanyakan tindakan-tindakannya. Kelompok yang kedua, adalah orang-orang yang menyangkali sebagian atau semua fakta histori mengenai Muhammad dan membengkokkan bukti agar membuatnya dapat diterima oleh moralitas modern. Mereka disebut orang Muslim moderat. Di dalam cangkang, orang moderat adalah orang-orang yang menyangkali kebenaran menjijikkan mengenai nabi mereka, lebih menyukai dusta daripada kebenaran dan hidup dengan kepala mereka disembunyikan dalam tanah.