Artikel Utama:

  • Tuhan Menegor Bagaimana Caramu Berpuasa

    Apa yang disebut puasa dalam Islam sesungguhnya (pada hakekatnya) bukan puasa sama sekali, melainkan PEMINDAHAN JAM MAKAN! Muslim yang berpuasa bukan kelaparan karena tidak makan, melainkan menggeser jam makan-minumnya dari pagi-petang menjadi petang-subuh! Kualitas dan kuantitas makannya Muslim yang berpuasa juga tidak terpengaruh samasekali. Porsi seksnya juga tidak ditiadakan, melainkan hanya diatur “carry-over” kepada jam-jam yang berbeda dari biasanya! Malahan kalau mau jujur, kualitas dan kuantitas makan-minum diwaktu puasa malahan jauh dipertinggi dan diperpuaskan melebihi waktu-waktu selainnya. Seorang Muslim yang berkata “Saya berpuasa 30 hari penuh” akan ditangkap oleh orang-orang awam non-Muslim, khususnya Kristen, sebagai berpuasa 30 hari 30 malam tanpa makan minum sedikitpun (total abstinence)! Padahal ia hanya berpuasa 30 pagi-petang dan berbuka puasa 30 malam berturut-turut! Makannya tidak melarut hilang ditelan waktu, melainkan dibelanjakan ke jeda yang lain.
  • 9 Fakta Mengapa Puasa Ramadhan Hanyalah Akal-Akalan Muhammad Belaka

    Puasa Ramadhan sesungguhnya bukan puasa yang dikenal dan dipraktikkan para nabi sebelumnya. Ia bukan puasa yang memantang atau mengurangi nafsu lahiriah (pantang makan-minum dan sex dll) untuk keseluruhan tenggang waktu, melainkan semata-mata “memindahkan jam makan dan sex,” dari pagi-sore menjadi sore-subuh selama bulan tersebut. Volume makan-minum dan kualitasnya juga tidak disita, dipantangi atau dikurangi -- malahan cenderung sebaliknya karena sering lebih tinggi melampiaskan nafsu makan-minum ketimbang yang dilakukan dihari-hari/bulan biasanya.
  • TIRULAH PUASA NABI: Kalau-kalau Itu Puasa Asli-Sorgawi

    Muhammad yang buta-puasa dikala itu justru merasa “ketinggalan kereta” dalam berpuasa. Maka konsep puasa Islamikpun muncul dari tiruan puasa Ashura kaum pagan yang tidak disertai dengan pen-detail-an ritualnya. Maka kita bertanya apakah puasa yang diserukan Muhammad itu sama dengan puasa umat yang ditirunya? Nama puasa boleh sama, oke Ashura, tetapi apa makna, motivasi, bentuk dan isi puasa tersebut sama dalam praktek dan ritualnya? Dan apakah Muhammad sudah menyadari hal tersebut dalam seruannya yang dadakan itu?
  • Apakah Anda Sungguh-Sungguh Mencintai Syariah?

    Muslim umumnya memiliki pengertian yang sangat sedikit tentang Syariah. Butir-butir tentang semua hukum positip Syariah tidak diumumkan dengan terbuka dan kaffah. Politisi yang mencoba memaksakan hukum Syariah tidak menjelaskan esensi dan kebenarannya sampai mereka sudah memegang tampuk kekuasaan, sehingga rakyat yang dipimpinnya terlanjur tidak memiliki cara dan kesempatan lagi untuk membalikkan keadaan. Mereka mencoba menghembuskan betapa damai dan rahmatnya Syariah bilamana itu ditegakkan diseluruh Negara. Tak ada yang harus dikhawatirkan, karena hak-hak manusia dijunjung sendiri oleh Allah sang Penciptanya. Betapa besar pahala yang akan diterima kelak oleh umatNya karena melaksanakan undang-undang Ilahi ini. Dar al Salam dan Rahmatan lil alamin itulah yang dinikmati masyarakat yang bertakwa … Namun Ibn Warraq, tokoh besar mantan Muslim ber-kata: “Dengan menggunakan standar-standar manusia saja (human), hukuman-hukuman dalam Syariah adalah tidak manusiawi (inhuman)… Syariah hanya memberikan human duties, bukan human rights”.
  • Sorga dan Kelamin

    "Nabi Bersabda: Barangsiapa menjamin kepadaku diantara kedua rahangnya (lidah) dan diantara kedua pahanya (kelamin), niscaya aku menjamin sorga kepadanya" (Hadits Shahih Bukhari jilid 4 no. 1618)
  • Apakah Upah Bagi Muslimah di Surga?

    Jika ibumu, istrimu, anak perempuanmu dan saudari perempuanmu diijinkan ALLAH masuk ke surga, apakah ALLAH juga akan menyediakan 70 perawan laki-laki untuk kawin dengan mereka dimana engkau dapat menyaksikan kerabatmu itu bersetubuh dengan perawan laki-laki tersebut dalam kekekalan? Atau, mungkinkah yang dimaksudkan dalam ayat Quran diatas adalah: Ibumu, istrimu, anak perempuanmu dan saudari perempuanmu yang diijinkan ALLAH masuk ke Firdaus, akan diubah oleh ALLAH untuk menjadi perawan-perawan surgawi (houris) yang akan disetubuhi oleh setiap pria Muslim yang ada di sana?
  • Mari Kita Bertaruh Dengan Ustadz AA Gym Yang Berkata: “Sehebat apapun…“Firaun (juga Namrud dan kaum Saba) menistakan agama Allah, maka Allah hancurkan dia…”

    Abdullah Gymnastiar (Aa Gym atau AA) bermisal-kata tentang kasus Ahok yang diibaratkannya semisal Firaun: ……. Sehebat apapun…“Firaun (juga Namrud dan kaum Saba) menistakan agama Allah, maka Allah hancurkan dia…” Dari ayat suci apa, ayat mana AA mengutip statemen yang asal-bunyi beginian? Tak ada itu di Alkitab maupun Al-Quran, kecuali ada dirangkaian ekspresi dari otak yang sudah dijauhkan dari lurusnya nurani hati. Kita bahkan berani bertaruh bahwa AA tidak tahu samasekali apa yang menyebabkan Allah sampai menghancurkan Firaun. “Penistaan” apa dan yang bagaimana itu? Maka baiklah kita bersama coba belajar tahu.